HALOJEMBER - Kabar menyayat hati datang dari dunia perfilman tanah air. Aktor senior peraih Piala Citra, Tio Pakusadewo, yang telah memukau penonton Indonesia selama puluhan tahun, kini harus berjuang melawan berbagai penyakit serius di rumah sakit.
Kondisinya memprihatinkan, membuat sahabatnya, aktris senior Dewi Irawan, dengan hati pilu membuka donasi untuk membantu biaya pengobatan pria yang telah menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia itu.
Menurut penuturan Dewi Irawan, kondisi kesehatan Tio telah menurun drastis sejak awal tahun. Dalam rentang waktu yang sangat singkat antara 27 Januari hingga 31 Mei 2026, sang aktor tercatat sudah empat kali keluar dan masuk rumah sakit yang berbeda-beda.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Lengkap Penampilan Band, Penyanyi dan Artis Karnaval SCTV 2026 di Jember
"Rumah sakitnya juga beda-beda, karena penyakitnya juga beda-beda," tulis Dewi dalam unggahan Instagram pribadinya, @dewiirawan13.
Dilansir dari TvOne, Sahabat lainnya, aktor Agus Wibowo, mengungkapkan bahwa Tio saat ini sedang berjuang melawan penyakit ginjal dan asam lambung.
"Ginjal sama asam lambung," kata Agus menjelaskan diagnosis utama yang dihadapi Tio.
Dibalik nama besarnya sebagai aktor kawakan yang telah membintangi puluhan film dan sinetron, Tio Pakusadewo saat ini berstatus sebagai pasien BPJS Kesehatan kelas 3 dan sama sekali tidak memiliki asuransi kesehatan tambahan.
Dewi Irawan yang merupakan salah satu sahabat terdekatnya, tergerak hatinya untuk membuka donasi setelah dirinya kebanjiran pesan dari warganet yang ingin membantu.
"Karena saya posting tentang sohib saya Tyo Pakusadewo via igs (Instagram Story), banyak DM yang masuk menanyakan kabar, mendoakan Tyo, dan juga banyak yang nanya nomor rekeningnya," ujar Dewi.
"Maka dari itu atas inisiatif saya pribadi, saya bikin OPEN DONATION ini untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan sohib saya. Tyo ini statusnya pasien BPJS kelas 3 dan tidak punya asuransi," tulis Dewi
Tio Pakusadewo adalah sosok yang monumental bagi industri perfilman Indonesia, nama besarnya mulai meroket setelah berperan dalam film legendaris "Cinta Dalam Sepotong Roti" (1990) arahan sutradara Garin Nugroho.
Puncak karir perfilmannya adalah pada tahun 2009, ketka ia kembali meraih Piala Citra kedua untuk kategori Aktor Terbaik lewat film "Identitas".
Selama lebih dari tiga dekade berkarir, Tio telah membintangi sekitar 73 film layar lebar dan 17 sinetron.
Namun sayangnya, masa lalu kelam pernah menyelimuti perjalanan hidupnya. Ia sempat "menghilang" dari dunia hiburan di pertengahan 1990-an karena terjebak dalam masalah pribadi dan narkoba.
Terlepas dari masa lalunya, saat ini perjuangan kesehatannya mengundang gelombang simpati dari publik dan rekan-rekan sesama artis.
Banyak warganet yang mendoakan kesembuhan pria kelahiran Jakarta tersebut.(mg4)
Editor : Hariri HJ