HALOJEMBER– Reza Oktavian atau yang dikenal dengan nama panggung Reza Arap kini menjadi sorotan setelah salah satu akun @seduhtehnya mengungkapkan aksi sosial Reza Arap melalui unggahan di X. Dalam unggahan tersebut, menyebutkan telah membangun sebanyak 27 bangunan sekolah di sejumlah wilayah.
Pembangunan itu terdiri dari 20 sekolah dasar (SD), 4 sekolah menengah pertama (SMP), dan 3 sekolah menengah atas (SMA). Sekolah-sekolah tersebut dibangun di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinilai membutuhkan fasilitas pendidikan dan memiliki akses yang cukup sulit.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga menyoroti kondisi saat ini ketika banyak orang memilih memamerkan hal-hal yang dinilai tidak memberikan dampak nyata. Ia kemudian membandingkannya dengan langkah Reza Arap yang disebut memilih menggunakan apa yang dimilikinya untuk membantu pembangunan fasilitas pendidikan.
“ GILAAA, 27 sekolah itu bukan main-main, terutama di daerah dengan akses yang sulit. Sementara banyak orang sibuk pamer, orang ini diam-diam sudah membangun puluhan sekolah—wah, dampak diam-diam itu luar biasa!!! Tidak semua orang memiliki hak istimewa untuk membantu dalam skala sebesar ini, tetapi dia memilih untuk menggunakan hak istimewanya untuk sesuatu yang nyata. Salut banget, bro,” ujar salah satu akun di platform X (15/9/2026)
Unggahan tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Reza Arap. Alih-alih menerima pujian tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan puluhan sekolah itu bukan hasil kerja dirinya seorang.
Reza menyebut banyak pihak turut terlibat dalam proses tersebut dan memberikan penghargaan kepada orang-orang yang terjun langsung membantu.
“Hadoooohhh, bukan cuma aku. Ada banyak orang yang terlibat, dipimpin oleh mang @adionooo,” tulis Reza Arap dalam balasannya di platform X.
Ia kemudian menambahkan, “Penghargaan terbesar diberikan kepada mereka yang telah dan akan langsung terjun ke dalamnya.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Reza ingin menekankan adanya peran banyak pihak dalam pembangunan sekolah tersebut, bukan hanya dirinya.
Reza Arap menyampaikan bahwa pembangunan puluhan sekolah tersebut bukan sesuatu yang perlu dibanggakan atau dipamerkan. Baginya, hal yang lebih penting adalah keberadaan sekolah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah dengan akses pendidikan yang terbatas.
Dengan demikian, aksi sosial Reza Arap kembali menjadi perhatian publik bukan hanya karena jumlah sekolah yang disebut mencapai 27 bangunan, tetapi juga karena responnya yang memilih tidak menjadikan aksi tersebut sebagai sesuatu untuk dibanggakan.
Editor : Viona Rj