Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Identik dengan Perayaan Imlek ini Makna Jeruk Mandarin

Halo Jember • Kamis, 8 Februari 2024 | 06:01 WIB
Ilustrasi jeruk mandarin (Foto : iStock)
Ilustrasi jeruk mandarin (Foto : iStock)

HALOJEMBER.COM- Jeruk mandarin, buah yang satu ini tidak boleh terlewatkan saat perayaan tahun baru Imlek. Buah ini selalu hadir di setiap tempat ibadah dan rumah-rumah etnis Tionghoa.

Jeruk Mandarin tak hanya disajikan sebagai dekorasi atau hidangan, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam.

Bentuk jeruk yang bulat merupakan symbol kesempurnaan dan keutuhan. Warna oranye cerah pada jeruk melambangkan kebahagiaan dan kegembiraan.

Di balik asam, manis, dan kesegaran rasanya, jeruk menggambarkan harapan, kekayaan, kesejahteraan, dan keberuntungan.

Selain disajikan sebagai hidangan atau dekorasi jeruk mandarin juga diberikan kepada sanak saudara.

Memberikan jeruk mandarin saat Imlek merupakan cara mendoakan untuk mendapat keberuntungan dan kemakmuran.

Dilansir dari God Of Wealth, Senin (5/2), berikut adalah 7 fakta menarik tentang simbol jeruk mandarin di Tahun Baru Imlek.

  1. Simbol Kekayaan

Jeruk, yang dalam bahasa Tionghoa disebut sebagai 'kam', memiliki kemiripan bunyi dengan kata 'wang' yang berarti kekayaan.

Oleh karena itu, kehadiran jeruk di meja perayaan Imlek dianggap membawa keberuntungan dan kekayaan.

Memilih jeruk yang utuh dan berwarna cerah menjadi simbol keberhasilan dan kemakmuran yang akan terus berlimpah sepanjang tahun.

  1. Simbol Keharmonisan

Jeruk memiliki rasa yang seimbang antara manis dan asam, mencerminkan filosofi keseimbangan dan keharmonisan dalam hidup.

Tradisi menyajikan jeruk di meja perayaan mengajarkan kita untuk mencapai keseimbangan dalam segala aspek kehidupan, dari pekerjaan hingga hubungan interpersonal.

  1. Simbol Keberuntungan

Buah jeruk dikenal sebagai simbol keberuntungan, dan tradisi memberikan jeruk kepada orang lain dianggap membawa keberuntungan bagi keduanya.

Saat memberikan atau menerima jeruk, kita seolah membuka pintu untuk peluang baru dan keberuntungan dalam setiap langkah hidup.

  1. Simbol Keberanian

Jeruk memiliki warna yang cerah dan energi yang positif, menciptakan keberanian yang menggairahkan.

Saat kita memasukkan jeruk ke dalam perayaan Imlek, kita juga menghadirkan semangat positif dan keberanian untuk menghadapi segala tantangan yang mungkin dihadapi dalam Tahun Baru.

  1. Simbol Kesatuan

Buah jeruk sering kali disusun dalam tumpukan atau dekorasi kreatif, menyoroti kesatuan dan solidaritas dalam keluarga.

Momen berbagi jeruk di antara anggota keluarga menjadi simbol kebersamaan dan dukungan yang erat dalam menjalani setiap perjalanan hidup.

  1. Simbol Kesetiaan

Tradisi berbagi jeruk mandarin sudah ada sejak berabad-abad lalu. Pada masa Dinasti Ming, jeruk mandarin dipersembahkan kepada kaisar sebagai simbol kesetiaan dan penghormatan.

Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi kebiasaan bagi masyarakat Tionghoa untuk saling memberi jeruk mandarin saat Imlek.

  1. Melambangkan Kesempurnaan

Jumlah jeruk mandarin yang diberikan saat Imlek juga memiliki makna simbolis. Biasanya, jeruk mandarin diberikan dalam jumlah genap, seperti 8, 10, atau 12.

Angka 8 dalam budaya Tionghoa melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, sedangkan angka 10 melambangkan kesempurnaan.

Editor : Halo Jember
#tionghoa #jeruk mandarin #imlek