Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengenal Kelarat, Reptil Unik Penjaga Pohon

Halo Jember • Senin, 19 Februari 2024 | 03:53 WIB
Ilustrasi Kelarat (Foto : Pinterest)
Ilustrasi Kelarat (Foto : Pinterest)

HALOJEMBER.COM- Mayoritas orang tahu bahwa cicak merupakan hewan yang suka menempel di dinding dan diam-diam merayap, lalu memakan nyamuk.

Namun, ternyata ada hewan lain yang sama menggunakan nama cicak. Namun yang ini berbeda.

Kemampuannya yang bisa melayang, membuat hewan ini disebut cicak terbang.

Cecak terbang atau genus Draco termasuk jenis reptile. Tapi hewan ini bukan tergolong dalam kerabat dekat cicak seperti halnya tokek.

Melainkan kelompok kadal pohon yang mampu berpindah dari satu pohon ke pohon lainnya dengan terbang menggunakan sayapnya.

Tubuh kelarat tergolong kecil panjangnya mencapai 22 cm. Kulit kepalanya kasar, berwarna hijau kekuningan atau hijau kusam dengan bercak-bercak berwarna pucat. 

Tubuh bagian atas berwarna cokelat kayu, abu cokelat, kelabu dengan bercak guratan berwarna cokelat pucat atau abu-abu pucat. Sementara bagian bawah berwarna cokelat terang atau kelabu keputih-putihan.

Pada Kelarat jantan, bagian bawah mulutnya ada layar kecil berwarna kuning terang. Memiliki anggota tubuh berupa sayap.

Sayap milik kelarat berupa kulit tipis yang disangga oleh enam tulang rusuk.

Kelarat menggunakan sayap untuk menahan agar tidak jatuh terlalu cepat saat meluncur dari satu pohon ke pohon lain.

Kelarata mampu meluncur dari pohon ke pohon melalui udara hingga jarak 60 meter.

Sebelum meluncur, Kelarat akan mencari ranting terbuka untuk bersiap meluncur.

Kemudian mendorong tubuhnya kedepan dan melepas pegangannya dari ranting. Lalu merentangkan sayapnya.

 

Habitat dan Perilaku

Fakta Kelarat

1. Di Indonesia Kelarat teridentifikasi ada 21 jenis yang tersebar di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi.

2. Reptil ini terbang hanya saat angin tenang saja. Saat angin kencang dan hujan turun dia lebih memilih untuk merayap di atas pohon.

3. Mereka aktif mencari makannya pada siang hari.

4. Semua jenis Kelarat belum termasuk jenis satwa yang dilidungi. Keberadaanya juga belum terancam punah.

 

Editor : Halo Jember
#hewan #reptil