Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Berusia Hingga Ratusan Tahun, Berikut 10 Masjid Tertua di Indonesia

Halo Jember • Selasa, 26 Maret 2024 | 15:00 WIB
Pengunjung melaksanakan sholat di masjid Ampel Surabaya (Foto : JawaPos.com)
Pengunjung melaksanakan sholat di masjid Ampel Surabaya (Foto : JawaPos.com)

HALOJEMBER.COM - Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.

Agama Islam masuk ke Indonesia sekitar pada abad ke 7 masehi dibawa oleh pedagang dari Gujarat India.

Penyebaran agama Islam cukup aktif di nusantara, mulai dari Sumatera hingga Maluku. Puncak penyebaran agama Islam terjadi pada masa Walisongo di tanah Jawa.

Sejak saat itu mulai berkembang agama terbesar di Indonesia. Salahsatu bukti perkembangan agama Islam adalah dengan banyaknya jumlah masjid yang tersebar di Indonesia.

Rumah ibadah umat Muslim ini tersebar di perkotaan hingga pelosok dengan berbagai macam arsitektur yang unik. 

  1. Masjid Tua Palopo

Masjid Tua Palopo didirikan oleh Raja Luwu pada tahun 1604. Masjid ini merupakan peninggalan Kerajaan Luwu yang beradad di kota Palopo, Sulawesi Selatan. Arsitektur Masjid Jami Palopo sangat unik karena mengandung empat unsur, yaitu Bugis, Jawa, Hindu dan Islam.

  1. Masjid Tua Al- Hilal Katangka

Masjid Tua Katangka berada di Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Didirikan pada tahun 1603 M oleh Raja Gowa XIV 1 Mangngarangi Daeng Manrabbia.

Masjid Tua Hilal Katangka menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Kerajaan Gowa. Katangka diambil dari nama sebuah pohon yang terkenal keramat yaitu ‘Katangka’. Lokasi pendirian masjid pilih karena dianggap suci dan termasuk dalam Kawasan penting yang memiliki bangunan bersejarah.  

  1. Masjid Mantingan Jepara

Masjid Mantingan dibangun pada tahun 1418 berada di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, kabupaten Jepara.

Dalam komplek Masjid Mantingan terdapat makam Sultan Hadlirin, suami Ratu Kalinyamat. Selain itu ada juga makam Waliullah Mbah Abdul Jalil atau Syekh Siti Jenar.  

  1. Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten dibangun pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hassanudin. Masjid bersejarah ini merupakan peninggalan Kerajaan banten dan ditetapkan sebagai cagar budaya.

Uniknya bangunan masjid merupakan akulturasi dari tiga budaya, yaitu Arab, Tionghoa, dan Eropa. Masjid Agung Banten memiliki Menara seperti mercusuar dengan atap bertumpuk lima seperti pagoda Cina. Sementara itu disisi kanan dan kiri masjid ada serambi yang merupakan kompleks pemakaman Sultan Banten.

  1. Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus dibangun oleh Sunan Kudus pada 1549 saat ini usianya mencapai 475 tahun. Masjid ini memiliki nama asli Masjid Al – Aqsa Menarat Qudus. Pada kompleks masjid terdapat makam Sunan Kudus.

Bangunan masjid cukup unik karena menyerupai candi dan memiliki Menara. Hal ini sebagai lambang akulturasi budaya masa lalu. Masjid ini selalu ramai dikunjungi para peziarah.

  1. Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah dibangun pada tahun 1526 oleh Sultan Suriansyah  Raja Banjar pertama yang memeluk Islam.

Masjid tertua di Pulau Kalimantan ini berada di tepi Sungai Kuin Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjar Kota, Kota Banjarmasin.  Sementara itu makam Sultan Suriansyah berada 500 meter dari masjid.

  1. Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak didirikan pada masa pemerintahan Kerajaan Demak. Yaitu Kerajaan bercorak Islam pertama yang berdiri di Tanah Jawa. Masjid ini menjadi tempat berkumpulnya para walisongo untuk menyebarkan agama Islam.

Didirikan oleh Raden patah dari Kesultanan Demak sekitar abad ke 15. Masjid Agung Demak berada di Desa Kauman, Demak, Jawa Tengah.

Arsitektur masjid Agung Demak memiliki gaya tradisional jawa dengan atap masjid berbentuk limas dan bersusun tiga.

  1. Masjid Ampel Surabaya

Masjid Ampel berada disekitar kompleks makam Sunan Ampel Surabaya. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ample pada 1421 silam dan usianya mencapai 603 tahun.

Sementara itu dibelakang masjid terdapat makam Sunan Ampel. Hingga saat ini masjid Ampel selalu ramai dikunjungi peziarah.

Bangunan masjid tua ini cukup unik karena memiliki gara arsitektur perpaduan Jawa kuno dan Arab. Sekitar masjid terdapat kampung Arab yang mayoritas penduduknya adalah keturunan Arab. 

  1. Masjid Wapauwe, Maluku

Masjid Wapauwe menjadi saksi Sejarah penyebaran agama Islam di Maluku. Masjid sederhana ini usianya sudah 610 tahun, didirikan pada tahun 1414 silam.

Sebelumnya masjid Wapauwe bernama Masjid Wawane karena dibangun di lereng gunung Wawane oleh kesultanan Islam Jailolo dari Moloku Kie Raha.

Lokasi masjid sudah pindah beberapa kali. Bangunan masjid dibuat dari kayu tanpa paku sehingga mudah dilepas pasang. Namun bangunan masjid tidak pernah berubah meski sering pindah dan mengalami bongkar pasang.

  1. Masjid Saka Tunggal

Masjid Saka Tunggal didirikan oleh Kyai Mustolih pada tahun 1288 kini usianya mencapai 736 tahun. Disebut masjid Saka Tunggal karena hanya memiliki tiang penyangga Tunggal.

Bagian bawah masjid terdapat dilindungi dengan kaca berisi tentang informasi pendirian masjid.

Masjid ini terletak sekitar 30 kilometer dari kota Purwokerto tepatnya di Desa Cikakak, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.

 

Editor : Halo Jember
#sejarah #masjid #islam