HALOJEMBER.COM – Pada tahun 2000 Tamiya menjadi permainan hits yang sering dimainkan oleh anak-anak era 90 an.
Tamiya merupakan jenis mainan mobil balap dan pertama kali dibuat pada tahun 1980-an.
Tamiya mulai dikenal di Indonesia pada tahun 2000, diperkenalkan melalui anime atau kartun asal Jepang berjudul Let’s & Go.
Anime itu menceritakan tentang anak – anak yang gemar bermain adu balap Tamiya.
Ada banyak jenis mobil Tamiya yang bisa dimainkan. Saat ini mobil Tamiya kembali menjadi mainan favorit semua kalangan bukan hanya anak-anak tapi juga orang dewasa.
Beberapa ada yang mengoleksi dan dijadikan pajangan. Namun ada juga yang mengoleksi untuk mengikuti adu balap Tamiya.
Penghobi Tamiya Wildhan Ahmad Irfani mengatakan bahwa dalam event balap tamiya memiliki beberapa kelas, bentuk dan spesifikasinya juga berbeda.
Menyesuaikan dengan lintasan dan kecepatan yang diinginkan. “Ada lumayan banyak kelas, tinggal menyesuaikan saja,” tuturnya.
Ada delapan kelas balap mobil Tamiya. Mulai dari Standar tamiya Box (STB) atau Tamiya Original Box (TOB), Tamiya Damper Style, Tamiya B-max, Standar Tamiya Original (STO), dan Tamiya sloop.
“Ada juga tamiya dengan balap lintasan lurus, yakni mini 4wd Nascar dan mini 4x4 Drag race,” jelasnya.
Dalam event balap tertentu, Fani memaparkan kecepatan suatu mobil tamiya bisa mencapai puluhan kilometer perjam.
Tergantung bagaimana tamiya tersebut dirancang. Untuk lintasan lurus saja bisa mencapai 40 sampai 60 kilometer perjam.
Dengan kecepatan seperti itu, pemain tidak boleh mengambil tamiya yang melaju dengan tangan kosong.
Sebab, saking cepatnya bisa mebuat telapat tangan terluka. “Jangan ambil tamiya yang melaju seenaknya, harus pakai sarung tanagn,” ujarnya.
Meskipun di Bondowoso penggemar mobil Tamiya masih minim namun kegiatan adu balap mobil Tamiya rutin diadakan setiap bulan di Mall Bondowoso.
Hal ini bertujuan untuk mengenalkan dan menarik minat masyarakat Bondowosoo terhadap mobil Tamiya.
Editor : Halo Jember