Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Tren Kecantikan ‘Morning Shed’ di TikTok. Menarik Tapi Berisiko?

Halo Jember • Minggu, 11 Agustus 2024 | 16:55 WIB

 

Tren Morning Shed TikTok. (Sumber foto: Kolase TikTok @maytexmyers, @kristidmytrenko)
Tren Morning Shed TikTok. (Sumber foto: Kolase TikTok @maytexmyers, @kristidmytrenko)

HALOJEMBER.COM - Dalam beberapa bulan terakhir, tren kecantikan baru yang dikenal sebagai 'morning shed' telah menarik perhatian besar di TikTok, khususnya di kalangan generasi Z.

Tren ini melibatkan penggunaan berbagai alat dan produk kecantikan seperti masker wajah, tape mulut, serta pengencang wajah yang menjanjikan tampilan awet muda dan kulit bersinar atau ‘glass skin’.

Para pengguna, yang sebagian besar adalah wanita muda, memperlihatkan rutinitas pagi mereka di mana mereka melepaskan berbagai aksesori tersebut.

Tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan kulit yang lebih halus dan terdefinisi setelah rutinitas perawatan malam yang intens. Popularitas tren ini terlihat dari lebih dari 3,2 juta tag yang telah dihasilkan di TikTok.

Namun, meskipun tampilan wajah yang glowing dan tampak segar di pagi hari ini sangat menggoda, banyak yang mulai mempertanyakan dampak jangka panjang dan keamanannya.

Dermatologis Sophie Momen mengungkapkan bahwa meskipun tren ini mungkin tampak menarik, kenyataannya rutinitas yang dilakukan cenderung berlebihan dan bisa memakan waktu yang tidak perlu.

Momen menjelaskan bahwa penggunaan produk secara berlebihan dalam waktu yang lama, terutama semalaman, bisa berisiko menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat.

Di area mata yang sensitif, penggunaan bahan yang salah bisa memicu terbentuknya milia, bintik-bintik kecil putih yang sering muncul di sekitar mata.

Momen juga menekankan bahwa bahan aktif dalam produk kecantikan harus digunakan dengan bijaksana.

Penggunaan bahan aktif dalam waktu lama bisa menyebabkan iritasi, karena seharusnya produk ini diaplikasikan dalam waktu singkat dan memberikan ruang bagi kulit untuk bernapas, bukannya terperangkap di bawah lapisan silikon.

Selain itu, Momen mengingatkan bahwa sebagian besar produk kecantikan sebenarnya telah dirancang untuk memberikan hasil maksimal hanya dalam 10 menit.

Oleh karena itu, menggunakannya selama delapan jam atau semalaman kemungkinan besar tidak akan memberikan manfaat tambahan yang berarti.

Di sisi lain, beberapa pengguna TikTok mengklaim bahwa mereka mendapatkan manfaat dari tren ‘morning shed’ ini.

Misalnya, TikToker asal Texas, Mayte Myers, berpendapat bahwa setiap komponen dari tren ini memiliki fungsinya sendiri, seperti tape mulut yang membantu meningkatkan kualitas tidur dengan menjaga mulut tetap tertutup saat tidur.

Namun, skeptisisme juga banyak muncul di kalangan pengguna TikTok lainnya. Mereka meragukan efektivitas tren ini dan lebih mengkhawatirkan potensi risiko kesehatan yang mungkin timbul.

Salah satu pengguna dengan tegas menyatakan, "Saya tidak mengerti? Mengapa harus repot menggunakan semua ini. Tidak ada gunanya."

Tren 'morning shed' mungkin terus berkembang dan menarik perhatian, tetapi penting untuk tetap bijaksana dan mempertimbangkan potensi risikonya sebelum ikut mencobanya. Meskipun hasilnya mungkin terlihat menarik di kamera, kesehatan kulit jangka panjang harus tetap menjadi prioritas utama.

 

 

 

Penulis: Sufi Binti Khofifah

Editor : Halo Jember
#tiktok #viral #beauty hack