HALOJEMBER.COM - Tren konten "marriage is scary" sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Apa sebenarnya arti dari tren ini?
Tren ini berawal dari banyaknya video yang menggambarkan ketakutan perempuan terhadap pernikahan.
Video-video ini menyebar luas di platform seperti TikTok dan Instagram, dengan berbagai bentuk representasi.
Konten yang dibuat menunjukkan curhatan para warganet yang masih lajang dan kekhawatiran mereka ketika menikah.
BACA JUGA: Misteri Skinwalker: Makhluk Legendaris dari Suku Navajo yang Menakutkan
Ketakutan-ketakutan yang sering ditampilkan antara lain adalah menikah dengan pria yang suka selingkuh, KDRT, suami yang enggan membantu pekerjaan rumah, atau mertua yang selalu menyalahkan menantu, dan ketakutan lainnya.
Frasa "marriage is scary" sendiri merupakan ungkapan dalam bahasa Inggris yang berarti "pernikahan itu menakutkan." Oleh karena itu, konten-konten tersebut biasanya mengangkat narasi tentang hal-hal yang tidak menyenangkan dalam sebuah pernikahan.
BACA JUGA: Mitos atau Fakta Hujan saat Panas Jadi Tanda Kematian Tragis Seseorang?
Jadi, apa maksud dari "Marriage is Scary"?
Dalam tren yang viral di media sosial ini, frasa "marriage is scary" sering diikuti oleh kata "if," yang kemudian disambung dengan berbagai skenario pernikahan yang tidak menyenangkan.
Seperti “Marriage is scary. What if lo gak bisa makan makanan favorit lo, jalan sama teman-teman karena suami lo bilang harus ngirit?” ujar salah satu warganet TikTok di kontennya.
BACA JUGA: Beda Jaman, Ini Bahasa Gaul Anak Tahun 2010 dan 2024
Tren ini terus berkembang, dengan komentar-komentar yang muncul di setiap postingan umumnya mendukung pandangan bahwa pernikahan memang bisa menakutkan.
Kemunculan tren "marriage is scary" ini mengingatkan kita pada istilah gamophobia. Menurut Regain, gamophobia adalah rasa takut terhadap komitmen dalam hubungan, termasuk pernikahan.
Namun, keduanya adalah dua hal yang berbeda. Gamophobia mengacu pada ketakutan atau kecemasan yang sangat parah terhadap komitmen pernikahan.
Ketakutan ini bahkan bisa memicu serangan panik atau ketakutan yang luar biasa ketika memikirkan pernikahan.
Sementara itu, "marriage is scary" lebih merujuk pada rasa takut terhadap pernikahan akibat berbagai hal negatif yang terkait dengan hubungan rumah tangga.
Bagi mereka yang mengalami gamophobia, berada di dekat pasangan yang sudah menikah saja bisa menimbulkan gejala fisik yang parah. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Rasa cemas
Kecemasan muncul saat memikirkan pernikahan.
- Menghindari pembahasan pernikahan
Seseorang mulai menghindari pembicaraan tentang pernikahan, dan dalam kasus yang ekstrem, bahkan menghindari pasangan.
- Enggan berkomitmen
Ketidakmampuan untuk mengatasi kecemasan, terutama yang berkaitan dengan gagasan tentang komitmen.
- Serangan panik
Seseorang bisa mengalami serangan panik atau kecemasan, dan dalam kasus yang lebih parah, serangan jantung.
- Tidak mampu menjalani hubungan jangka panjang
Orang tersebut sering kali putus hubungan dan berganti pasangan.
Itulah gambaran singkat mengenai tren "marriage is scary" yang saat ini sedang viral di media sosial.
Penulis: Sufi Binti Khofifah
Editor : Halo Jember