HALOJEMBER.COM - Mungkin Anda sudah tidak asing dengan anggapan bahwa sering minum air es dapat sebabkan kegemukan. Menurut anggapan beberapa orang, air es bisa menambahkan kadar lemak dalam tubuh sehingga berat badan pun bertambah. Namun, apakah anggapan tersebut benar adanya?
Nyatanya, anggapan tersebut adalah hoax belaka. Sama seperti air yang bersuhu normal, air es murni atau air mineral dingin itu mengandung zero kalori atau 0 kalori.
Air es tersebut justru mengandung sejumlah mineral, seperti kalsium, magnesium, zinc, natriu, dan tembaga yang baik untuk kesehatan.
Artinya, minum air tidak menyebabkan kegemukan karena air es tidak mengandung kalori yang bisa picu bertambahnya berat badan.
Seorang dokter Dr dr Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK, Head of Indonesian Hydration Working Group, menjelaskan bahwa yang sebenarnya dapat picu naiknya berat badan adalah ketika seseorang minum air es dengan tambahan gula atau pemanis.
Saat tubuh kelebihan gula, maka akan disimpan dalam bentuk lemak. Oleh karenanya, gula dapat sebabkan meningkatnya penumpukan lemak pada tubuh dan menyebabkan kegemukan.
Dokter Diana juga menambahkan bahwa suhu air yang dikonsumsi tidak dapat pengaruhi berat badan seseorang. Artinya, mau suhu normal ataupun dingin, Anda dapat minum air tanpa rasa khawatir akan berat badan Anda.
Hal yang terpenting adalah bagaimanapun suhunya, kita tetap harus memastikan bahwa kebutuhan air putih dalam sehari sudah terpenuhi dengan baik, jangan sampai kurang atau berlebih.
Normalnya, tubuh manusia membutuhkan antara 1,5 – 2,5 liter air mineral per harinya untuk menghindari kekurangan cairan dalam tubuh.
Apabila jumlah air yang dikonsumsi kurang dari jumlah ideal, maka tubuh akan banyak kehilangan cairan (dehidrasi).
Penulis: Maghfirotun Nazila
Editor : Halo Jember