Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Waspada! Dampak Fatal dari Bekerja Berlebihan, Kesehatan Terancam hingga Kematian

Halo Jember • Jumat, 30 Agustus 2024 | 21:35 WIB

 

Ilustrasi bekerja berlebihan. Foto: iStock
Ilustrasi bekerja berlebihan. Foto: iStock

HALOJEMBER.COM - Tahu kah kamu bahwa terdapat studi yang menunjukkan bahwa pekerja di seluruh dunia bekerja lembur tanpa dibayar selama rata-rata 9,2 jam per minggu.

Sejak pandemi covid-19, jam kerja karyawan menjadi lebih panjang sehingga hal tersebut membuat batasan antara kehidupan personal dan profesional memudar.

Ada beberapa faktor utama yang mendorong seseorang bekerja secara berlebihan di era modern:

  1. Tekanan Sosial

Secara sosial, kesuksesan seseorang biasanya diukur dari prestasi dan status pekerjaannya. Mereka yang bekerja keras dan mencapai posisi yang tinggi dihormati sebagai teladan.

Hal tersebut menciptakan tekanan untuk terus maju demi diakui orang lain. Stigma terhadap pengangguran atau orang yang malas juga memaksa seseorang untuk terus bekerja.

  1. Teknologi

Berkembangnya teknologi komunikasi dapat memudahkan seseorang untuk terus terhubung dengan pekerjaan. Dengan demikian, seseorang akan terdorong untuk terus bekerja dan memeriksa email di luar jam kerja karena takut ketinggalan.

  1. Krisis Ekonomi

Kondisi ekonomi yang belum stabil dan persaingan kerja yang ketat membuat seseorang merasa perlu bekerja lebih giat lagi. Banyak yang ingin membuktikan bahwa dirinya mampu meraih karir yang lebih baik dari sebelumnya.

  1. Identitas Diri

Bekerja dapat menjadi sumber identitas diri dan harga diri. Mereka mendefinisikan dirinya melalui kesuksesan karir sehingga mereka terobsesi untuk terus maju. Pekerjaan menjadi penanda nilai dan makna hidup.

Namun, perlu berhati-hati jika sudah melakukan pekerjaan yang berlebihan. Apalagi hal tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang panjang karena dapat berakibat buruk. Meskipun dikategorikan sebagai lembur.

Berikut lima efek buruk dari kerja yang berlebihan:

  1. Produktivitas Menurun

Bekerja melebihi jam ideal tidak membuat produktivitas semakin naik, tapi justru sebaliknya. Kerja berlebihan akan membuat kualitas kerja akan menurun. Sebab, pikiran dan tenaga telah habis untuk mengerjakan sesuatu dengan paksaan.

  1. Mengalami Stres Berat

Jam kerja yang terlalu banyak akan membuat stres. Jika stres sudah menumpuk bisa berubah menjadi akut. Lama-lama, depresi akan mengganggu kesehatan mental sehingga kualitas hidup akan menurun.

  1. Terancam Penyakit Serius bahkan Kematian

Bekerja secara berlebihan akan membuat seseorang rentan sakit, termasuk ancaman penyakit kritis, seperti stroke dan penyakit jantung.

Berdasarkan laporan dari Badan Kesehatan Dunia dan Badan Perburuhan Internasional PBB dengan judul Environment International menyebutkan bahwa bekerja 55 jam atau lebih per minggu merupakan bahaya serius bagi kesehatan.

Hal tersebut akan berisiko timbulnya penyakit stroke bahkan kematian akibat penyakit jantung daripada bekerja selama 35 hingga 40 jam per minggu.

Penulis: Delia Enggar Sugiana

Editor : Halo Jember
#lembur #bekerja #kesehatan