HALOJEMBER - Belakangan ini, banyak pengguna Instagram yang dibuat kesal oleh masalah di fitur Instagram Stories, terutama pada bagian arsip cerita yang mereka simpan.
Sejumlah pengguna melaporkan bahwa video yang pernah mereka unggah di Stories, dan sudah disimpan di arsip, tiba-tiba hilang tanpa peringatan. Lebih parah lagi, beberapa pengguna mengalami masalah di mana video dalam arsip tersebut tidak bisa diputar sama sekali.
Bukannya menampilkan video seperti biasa, yang muncul hanyalah gambar diam, seolah video tersebut membeku atau nge-freeze. Fenomena ini cukup banyak dibicarakan di media sosial, terutama di TikTok, di mana pengguna saling berbagi pengalaman tentang hilangnya arsip Instagram Stories mereka.
Keluhan tentang masalah arsip Instagram Stories ini pertama kali muncul sekitar akhir Juli 2024. Pengguna yang mengalami masalah ini kebanyakan mendapatkan notifikasi dengan pesan, "This story is no longer available," yang dalam bahasa Indonesia berarti "Cerita ini tidak lagi tersedia."
Notifikasi ini menunjukkan bahwa arsip cerita yang sebelumnya disimpan telah dihapus dari sistem Instagram dan tidak bisa dipulihkan kembali. Hal ini tentu saja membuat banyak pengguna merasa cemas, terutama mereka yang menggunakan fitur arsip untuk menyimpan kenangan atau momen-momen penting.
Perusahaan induk Instagram, Meta, sudah menyadari adanya masalah ini. Namun sayangnya, mereka tidak memberikan informasi lebih rinci mengenai jumlah pengguna yang terkena dampaknya.
Mereka hanya mengonfirmasi bahwa pengguna yang arsip Stories-nya hilang atau tidak bisa diputar akan menerima pemberitahuan tersebut. Setelah dilakukan investigasi, Meta pun menemukan bahwa penyebab hilangnya arsip tersebut adalah adanya bug atau kecacatan teknis di sistem Instagram.
Bug ini menyebabkan beberapa unggahan pengguna terhapus secara otomatis atau tidak bisa diakses. Kabar baiknya, Meta mengaku sudah memperbaiki bug ini, tetapi kabar buruknya adalah arsip Instagram Stories yang sudah hilang tidak bisa dipulihkan lagi.
Pengguna yang terdampak hanya akan melihat layar hitam disertai pesan kesalahan di tempat arsip Stories mereka. Pesan kesalahan dan layar hitam ini akan tetap muncul di aplikasi pengguna yang terdampak hingga bulan Juli 2025. Setelah tanggal tersebut, Instagram akan menghapus pesan tersebut dari aplikasi secara otomatis.
Lalu, bagaimana cara mencegah kejadian serupa terulang kembali? Bagi pengguna yang ingin menghindari masalah ini di masa mendatang, langkah paling aman adalah memastikan untuk selalu menyimpan cerita penting secara manual ke perangkat masing-masing.
Instagram sebenarnya tidak otomatis menyimpan Stories ke ponsel pengguna, kecuali fitur penyimpanan otomatis diaktifkan. Langkah ini sangat disarankan, terutama bagi pengguna yang sering menggunakan Instagram Stories untuk menyimpan kenangan pribadi atau momen-momen spesial lainnya.
Biasanya, pengguna akan menyimpan Stories di arsip untuk dilihat lagi di lain waktu, atau menggunakan fitur Sorotan (Highlight) agar cerita mereka tetap tampil di profil meskipun sudah lewat dari 24 jam.
Instagram Stories sendiri adalah salah satu fitur paling populer di platform ini. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membagikan foto atau video pendek yang akan hilang setelah 24 jam. Berbeda dengan unggahan di feed yang bersifat permanen, Stories memang dirancang untuk sementara.
Oleh sebab itu, banyak pengguna yang menyimpan cerita mereka di arsip atau memanfaatkan fitur Sorotan untuk menjaga agar cerita tersebut tetap tampil di halaman profil mereka.
Stories juga sering kali dibuat lebih menarik dengan tambahan elemen-elemen kreatif seperti musik, GIF, teks, filter, hingga fitur interaktif seperti jajak pendapat atau polling.
Beberapa pengguna bahkan menggunakan Instagram Stories sebagai semacam buku harian digital, tempat mereka berbagi berbagai momen, mulai dari curahan hati hingga kenangan perjalanan atau momen spesial lainnya.
BACA JUGA: Tren Boneka Labubu: Dari Ilustrator Hong Kong hingga Viral di Tangan Lisa Blackpink
Maka tidak mengherankan jika banyak pengguna merasa kecewa dan frustrasi ketika arsip Instagram Stories mereka hilang atau tidak bisa diputar.
Arsip ini sering kali berisi momen-momen berharga atau dokumentasi keseharian yang ingin disimpan. Sayangnya, meski Meta sudah berhasil memperbaiki bug yang menyebabkan masalah ini, arsip yang sudah hilang tidak bisa dikembalikan lagi.
Untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil pengguna. Salah satu langkah yang paling penting adalah memastikan aplikasi Instagram selalu diperbarui ke versi terbaru.
Pembaruan aplikasi tidak hanya memberikan fitur-fitur terbaru, tetapi juga membantu mengurangi risiko munculnya bug atau masalah teknis lainnya.
Dengan menjaga aplikasi tetap up to date, pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan Instagram yang lebih lancar dan bebas dari gangguan teknis serupa.
Selain itu, sangat disarankan bagi pengguna yang sering menggunakan Instagram Stories untuk mem-backup cerita-cerita penting mereka. Ini bisa dilakukan dengan mengaktifkan fitur penyimpanan otomatis di pengaturan Stories.
Dengan begitu, setiap kali ada cerita yang diunggah, konten tersebut akan otomatis tersimpan di galeri ponsel pengguna. Langkah ini menjadi penting, terutama bagi mereka yang ingin memastikan bahwa cerita-cerita berharga mereka tidak hilang jika ada masalah teknis di masa depan.
Jadi, untuk kamu yang sering menggunakan Instagram Stories, ada baiknya mulai lebih berhati-hati dalam menyimpan momen-momen penting. Pastikan kamu sudah mengaktifkan fitur penyimpanan otomatis, selalu perbarui aplikasi ke versi terbaru, dan jangan lupa untuk mem-backup konten yang menurutmu berharga. Dengan begitu, meskipun ada masalah di aplikasi Instagram, kamu tidak akan kehilangan cerita-cerita penting yang sudah diunggah. Semoga masalah seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan!
Penulis: Ayin Tripuan Maharani
Editor : Halo Jember