HALOJEMBER – Belakangan ini, media sosial ramai dengan keluhan dari para pengguna Instagram terkait hilangnya arsip Stories mereka. Banyak yang mengaku kehilangan momen-momen penting yang sebelumnya telah mereka unggah ke fitur Stories, seperti video kenangan, perjalanan, atau dokumentasi pribadi lainnya.
Kejadian ini memicu kebingungan sekaligus kekecewaan, terutama karena beberapa pengguna menemukan bahwa video yang dulu tersimpan dalam arsip Stories tiba-tiba berubah menjadi foto statis.
Hal ini memunculkan perasaan frustrasi, karena arsip yang seharusnya menyimpan video tersebut, malah berfungsi tidak seperti yang diharapkan.
Fenomena hilangnya arsip Stories ini kemudian menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Kata kunci seperti "archive Instagram dihapus" bahkan sempat menjadi trending di Google, mengindikasikan bahwa masalah ini dialami oleh banyak pengguna.
Banyak dari mereka yang mencari informasi tentang bagaimana cara menyelamatkan kenangan mereka di Instagram Stories agar tidak hilang begitu saja, mengingat Stories sering kali menyimpan momen-momen yang sangat berharga.
Masalah ini sebenarnya mulai mencuat sejak beberapa waktu yang lalu, di mana beberapa pengguna Instagram melaporkan bahwa mereka menerima pemberitahuan dengan pesan "This story is no longer available."
Pesan ini menunjukkan bahwa arsip Stories yang tersimpan di akun mereka telah dihapus secara permanen dan tidak dapat dipulihkan. Bagi banyak orang, pesan ini jelas menimbulkan kekhawatiran.
Bayangkan jika video liburan yang tidak bisa diulang atau momen spesial dengan orang terdekat tiba-tiba lenyap begitu saja, tanpa peringatan sebelumnya. Arsip yang selama ini menjadi tempat penyimpanan aman bagi kenangan tersebut, kini berubah menjadi mimpi buruk bagi sebagian pengguna.
Juru bicara Meta menyatakan bahwa bug tersebut sudah diidentifikasi dan diperbaiki. "Kami menemukan dan memperbaiki bug yang menyebabkan beberapa pengguna kehilangan arsip dan sorotan Stories mereka," jelas perwakilan Meta.
Namun, meskipun bug tersebut telah diperbaiki, Meta menyampaikan kabar yang tidak begitu menggembirakan: arsip Instagram Stories yang sudah terhapus tidak dapat dipulihkan.
Bagi pengguna yang terdampak, mereka hanya akan melihat layar hitam dengan pesan kesalahan pada tempat di mana arsip Stories mereka seharusnya berada.
Situasi ini diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Juli 2025, setelah itu Instagram akan secara otomatis menghapus pesan kesalahan tersebut dari tampilan aplikasi.
Masalah ini tentu saja menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana cara kita sebagai pengguna Instagram untuk mengamankan kenangan-kenangan berharga yang kita simpan di Stories?
Mengingat Stories merupakan fitur yang memungkinkan pengguna membagikan foto atau video pendek yang akan hilang dalam waktu 24 jam, banyak orang yang menyimpan Stories tersebut di arsip agar bisa ditonton kembali di kemudian hari.
Sebagian pengguna bahkan memanfaatkan fitur Sorotan (Highlight) untuk menampilkan beberapa momen penting secara permanen di profil mereka. Namun, kendala terbesar adalah Instagram tidak secara otomatis menyimpan konten Stories ke perangkat pengguna, kecuali pengguna mengaktifkan fitur tersebut secara manual.
Karena itulah, bagi mereka yang belum mengaktifkan fitur penyimpanan otomatis, hilangnya arsip Stories bisa menjadi masalah besar. Terlebih lagi, beberapa pengguna memperlakukan arsip Stories sebagai semacam jurnal pribadi yang berisi berbagai momen penting.
BACA JUGA: Tren Boneka Labubu: Dari Ilustrator Hong Kong hingga Viral di Tangan Lisa Blackpink
Mulai dari perjalanan liburan, curahan hati, hingga playlist musik favorit. Tidak heran jika kehilangan arsip ini menjadi pengalaman yang sangat mengecewakan bagi sebagian orang.
Untuk menghindari hal serupa terjadi lagi di masa mendatang, pengguna disarankan untuk mencadangkan arsip Instagram Stories mereka di luar aplikasi.
Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menggunakan layanan penyimpanan cloud, seperti Google Drive. Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana untuk menyimpan arsip Instagram Stories ke Google Drive agar kenangan Anda tetap aman dan tidak hilang:
- Buka aplikasi Instagram dan login ke akun Anda.
- Masuk ke laman profil, kemudian ketuk ikon tiga garis di pojok kanan atas layar.
- Pilih menu "Settings and activity."
- Cari dan buka menu "Your information and permissions."
- Untuk mencadangkan arsip ke Google Drive, pilih opsi "Download your information."
- Pada halaman berikutnya, pilih "Download or transfer information."
- Pilih "All available information" untuk mencadangkan semua data yang tersedia di akun Instagram Anda.
- Klik "Download to device" untuk memulai proses pengunduhan data ke perangkat Anda.
- Pada bagian "Destination," pilih Google Drive sebagai tempat penyimpanan data.
- Hubungkan akun Instagram Anda dengan Google Drive untuk memudahkan proses transfer data.
- Berikan izin kepada Meta untuk mengakses akun Google Drive Anda.
- Tunggu hingga proses pengunduhan dan pencadangan selesai.
Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, seluruh arsip Instagram Stories Anda akan otomatis tersimpan di Google Drive. Dengan cara ini, meskipun arsip di Instagram dihapus atau tidak bisa diakses, Anda masih memiliki salinan data tersebut di Google Drive yang bisa Anda akses kapan saja dan di mana saja.
Langkah preventif seperti ini sangat penting, terutama bagi pengguna yang ingin memastikan kenangan digital mereka tetap aman dari risiko hilang akibat bug atau masalah teknis lainnya.
Untuk itu, jika Anda adalah salah satu pengguna yang sering menggunakan Instagram Stories sebagai tempat menyimpan momen-momen penting, pastikan untuk selalu melakukan backup secara teratur.
Selain mengaktifkan fitur penyimpanan otomatis di perangkat Anda, mencadangkan konten ke layanan penyimpanan eksternal seperti Google Drive atau platform cloud lainnya merupakan langkah yang bijak. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi khawatir kehilangan kenangan-kenangan berharga yang sudah diunggah ke Instagram.
Penulis: Ayin Tripuan Maharani
Editor : Halo Jember