HALOJEMBER - Kreativitas dalam karnaval memang selalu menjadi daya tarik tersendiri, terutama ketika para peserta menampilkan ide-ide nyeleneh yang tak terduga.
Hal ini terbukti dari sebuah video yang diunggah oleh pengguna TikTok dengan nama akun @wawa.wawiii28, yang menampilkan momen karnaval yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto, Jawa Tengah.
Video tersebut viral dan membuat warganet tak bisa menahan tawa karena peserta karnaval dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tampil dengan kostum yang tak biasa.
Dalam video yang viral itu, para mahasiswa peserta karnaval mengenakan seragam khas Sekolah Dasar (SD) dengan warna merah putih.
Namun, yang membuat penampilan mereka semakin unik adalah aksesori yang mereka kenakan—topi raksasa yang ukurannya sangat besar, jauh melebihi ukuran normal topi sekolah.
Bukan hanya satu, tetapi banyak mahasiswa dalam rombongan tersebut mengenakan topi berukuran jumbo yang langsung mencuri perhatian publik.
Kostum yang terinspirasi dari seragam anak SD ini mendadak menjadi bahan pembicaraan karena keunikannya yang mengundang gelak tawa.
Menurut video yang diunggah oleh @wawa.wawiii28, suasana karnaval UNSOED tersebut sangat meriah, dan penampilan mahasiswa FISIP dengan topi raksasa menjadi salah satu sorotan utama.
Pemilik akun TikTok tersebut memberikan keterangan video yang berbunyi, "Karnaval Unsoed core. Lucu banget ini FISIP Unsoed topinya gede bangettt," dengan tambahan beberapa emoji menangis tertawa yang menggambarkan betapa menggelitiknya penampilan kontingen tersebut.
Tak perlu waktu lama, video ini segera menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali di TikTok, dan ribuan komentar dari netizen membanjiri unggahan tersebut.
Banyak yang tertawa dan terhibur oleh aksi kreatif para mahasiswa, sementara yang lain ikut berkomentar tentang ide kostum yang tak biasa itu. Beberapa netizen bahkan berseloroh bahwa topi yang dikenakan peserta karnaval tersebut lebih mirip "tutup saji" atau "kurungan ayam" karena ukurannya yang sangat besar.
Salah satu komentar yang mengundang banyak tawa datang dari pengguna TikTok @sopi yang menulis, "Ini topi apa tutup saji?" Komentar ini disambut oleh netizen lain yang juga tak kalah lucu, seperti pengguna @Zenya yang menambahkan, "Harusnya topi sekolah gitu nggak sih woe biar terlindung dari sinar matahari pas upacara."
Ungkapan-ungkapan kocak dari netizen ini semakin memeriahkan suasana, menunjukkan betapa aksi mahasiswa UNSOED berhasil menghibur banyak orang.
Karnaval tersebut sendiri diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun Universitas Jenderal Soedirman yang ke-61. Acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai fakultas di lingkungan UNSOED, dan setiap kontingen dari fakultas menampilkan kreativitas mereka masing-masing dalam tema kostum dan performa.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tampaknya berhasil mencuri perhatian publik dengan ide mereka yang unik dan tidak biasa.
BACA JUGA: Tren Boneka Labubu: Dari Ilustrator Hong Kong hingga Viral di Tangan Lisa Blackpink
Topi raksasa yang dikenakan oleh kontingen FISIP tersebut ternyata dibuat dari bahan bambu dan kain, menunjukkan tingkat kreativitas mahasiswa dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana untuk menghasilkan kostum yang mengesankan.
Sementara itu, baret pramuka yang dikenakan oleh beberapa peserta karnaval lainnya dibuat dari kardus, yang juga menambah kesan kocak dan mengundang tawa penonton. “Kreatif banget pokoknya,” tambah Salwa, yang mengapresiasi ide-ide segar yang ditampilkan oleh para mahasiswa.
Tidak hanya mahasiswa FISIP dengan seragam SD dan topi raksasa, karnaval tersebut juga diikuti oleh kontingen lain yang mengenakan kostum unik.
Beberapa peserta tampil dengan seragam pramuka lengkap dengan topi jumbo, menambah kesan meriah dan humoris dalam acara tersebut.
Karnaval ini berhasil memadukan kreativitas, humor, dan budaya lokal dalam satu acara yang menghibur, tidak hanya bagi peserta tetapi juga bagi penonton yang menyaksikannya langsung maupun melalui media sosial.
BACA JUGA: Viral! Pria Meminta Ambulans Menepi saat Tindakan Darurat, Memicu Reaksi Warganet
Fenomena viral ini semakin menegaskan bagaimana acara-acara kampus seperti karnaval dapat menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide-ide kreatif mereka.
Dengan sentuhan humor dan inovasi, mereka berhasil mengubah karnaval yang pada umumnya dianggap formal menjadi acara yang lebih santai dan penuh keceriaan.
Aksi nyeleneh mahasiswa UNSOED ini juga menjadi bukti bahwa kreativitas tidak memiliki batasan, bahkan dalam acara yang terkesan tradisional seperti karnaval.
Selain menghibur, karnaval ini juga mencerminkan bagaimana mahasiswa dapat memainkan peran penting dalam menciptakan momen-momen tak terlupakan yang dapat menginspirasi orang lain.
Melalui ide-ide yang tak biasa, mereka berhasil membawa keceriaan dan tawa, tidak hanya bagi para peserta karnaval, tetapi juga bagi ribuan warganet yang menikmati aksi tersebut dari berbagai penjuru dunia.
Karnaval UNSOED ini pun berhasil menjadi salah satu momen viral yang akan diingat dalam perayaan ulang tahun ke-61 universitas tersebut.
Penulis: Ayin Tripuan Maharani
Editor : Halo Jember