Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Hujan Lebat dan Angin Kencang: Inilah Prediksi Cuaca yang Harus Kamu Tahu untuk Beberapa Hari Ke Depan!

Halo Jember • Senin, 30 September 2024 | 21:00 WIB

 

Ilustrasi hujan lebat (Pinterest)
Ilustrasi hujan lebat (Pinterest)

HALOJEMBER – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan penting mengenai peningkatan tren peristiwa cuaca ekstrem di Indonesia, terutama selama periode September hingga Oktober.

Fenomena ini telah teridentifikasi berlangsung selama lima tahun terakhir dan menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama saat kita memasuki fase peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang dikenal sebagai masa pancaroba.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh BMKG dari tahun 2019 hingga 2023, terdapat lonjakan signifikan dalam jumlah kejadian cuaca ekstrem yang tercatat.

Pada bulan Juli, rata-rata kejadian cuaca ekstrem mencapai sekitar 200, namun angka ini melonjak drastis menjadi sekitar 300 pada bulan September dan hampir mencapai 600 pada bulan Oktober.

BACA JUGA: Mengapa Mahasiswa Sastra Dianggap Puitis? Mengungkap Fakta Menarik yang Jarang Diketahui di Balik Dunia Anak Sastra!

Peningkatan yang sangat signifikan ini tentu memerlukan perhatian dan persiapan yang matang dari semua pihak.

Dalam sebuah pengumuman di akun Instagram resmi BMKG, @infoBMKG, pada Selasa (24/9/2024), mereka menyampaikan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim ini.

"Saat peralihan musim, potensi kejadian cuaca ekstrem dapat terjadi. Seiring beralihnya musim kemarau ke musim hujan, frekuensi kejadian cuaca ekstrem pun mengalami peningkatan," ungkap BMKG, memberikan gambaran jelas mengenai situasi yang sedang terjadi.

BACA JUGA: Gimana Sih Cara Mengamankan Arsip Instagram Agar Tidak Hilang? Ikuti Panduan Lengkapnya di Sini!

Penyebab Peningkatan Cuaca Ekstrem

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa peningkatan cuaca ekstrem di Indonesia, terutama menjelang akhir September hingga awal Oktober 2024, disebabkan oleh aktivitas gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin.

"Gelombang ini diprediksi akan aktif di sejumlah wilayah Indonesia," ujarnya.

Selain aktivitas gelombang, Andri juga menyebutkan pemanasan lokal yang kuat dan kelembapan relatif yang tinggi sebagai faktor tambahan yang berkontribusi terhadap peningkatan cuaca ekstrem.

Terutama di wilayah Jawa, kondisi ini diyakini dapat mendukung pertumbuhan awan hujan yang lebih intens.

BMKG telah memprediksi bahwa pada periode 24-30 September 2024, beberapa wilayah akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir.

Prediksi ini tidak hanya didasarkan pada aktivitas gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin, tetapi juga memperhitungkan keberadaan bibit siklon tropis 98W yang saat ini berada di Laut China Selatan.

Bibit siklon tropis 98W ini membentuk daerah pertemuan angin atau konfluensi yang memanjang di Laut China Selatan, dan efek dari konfluensi ini dapat dirasakan di beberapa wilayah lain, termasuk Samudera Hindia barat Bengkulu, Laut Jawa, dan Laut Sulawesi.

BACA JUGA: Viral! Nggak Lagi ‘Hahaha’, Sekarang Jamannya ‘Ang Ang Ang’! Begini Awal Mula Tren Kocak Ini di Tiktok

Prakiraan Cuaca per Wilayah

Berikut adalah prakiraan cuaca terkait potensi cuaca ekstrem selama periode 24-30 September 2024 di berbagai wilayah:

Dengan adanya peningkatan kejadian cuaca ekstrem yang teridentifikasi oleh BMKG, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan siap menghadapi kondisi yang mungkin tidak terduga.

Pengetahuan akan cuaca dan iklim yang lebih baik dapat membantu masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan, termasuk mempersiapkan diri terhadap bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, menjaga komunikasi yang baik dengan BMKG dan mengikuti informasi terkini dari lembaga terkait adalah langkah penting untuk menghadapi tantangan yang ada di depan kita.

Penulis: Ayin Tripuan Maharani

Editor : Halo Jember
#cuaca ekstrem #bmkg #fenomena alam