Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Fakta dan Kandungan Manfaat Jamur Salju yang Viral di Warganet

Halo Jember • Jumat, 18 Oktober 2024 | 18:00 WIB

 

Jamur Salju (Pinterest)
Jamur Salju (Pinterest)

HALOJEMBER – Belakangan ini, jamur salju menjadi viral di media sosial sebagai tren kuliner yang menarik perhatian banyak orang.

Jamur ini sering disajikan dengan cocolan saus ala Thailand yang memberikan rasa gurih dan kenyal, membuat banyak food vlogger dan netizen terpesona.

Bentuknya yang unik dan menyerupai kepalan dengan ujung keriting, mirip dengan gelombang tebal, menambah daya tarik visualnya.

Tak heran, jamur ini semakin populer dan membuat banyak orang penasaran untuk mencicipinya.

Jamur salju, atau secara ilmiah dikenal sebagai tremella fuciformis, pertama kali ditemukan di Brazil, namun kini banyak dibudidayakan di Asia, termasuk Indonesia. Umumnya jamur ini akan tumbuh di cabang pohon berdaun lebar yang tumbang.

BACA JUGA: Buah Naga Si Merah Kaya Manfaat Bagi Tubuh

Dengan bentuknya yang hampir tembus cahaya dan teksturnya seperti jeli, jamur ini sering kali dibandingkan dengan karang bawah laut.

Jamur ini juga telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai ramuan yang dipercaya bisa meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur.

Selain rasanya yang lezat, jamur salju kaya akan nutrisi. Kandungannya yang rendah kalori dan sedikit protein serta serat bermanfaat bagi kesehatan jantung, pencernaan, dan pengendalian berat badan.

Tidak hanya itu, jamur ini juga mengandung vitamin D, seng, kalsium, dan folat yang berperan penting dalam mendukung kekebalan tubuh, kesehatan tulang, serta perkembangan otak.

BACA JUGA: Menguak Fakta Daun Kelor, Antara Kepercayaan Mistis dan Manfaat Kesehatan

Menariknya, jamur salju disebut-sebut sebagai sumber alami asam hialuronat yang dapat membantu melembapkan kulit.

Zat ini diketahui mampu menyimpan air hingga 1000 kali beratnya, sehingga menjadikannya solusi alami untuk hidrasi kulit.

Bahkan, partikel dalam jamur salju lebih kecil daripada asam hialuronat sintetis, sehingga dipercaya lebih mudah diserap oleh kulit.

Meski begitu, para ahli menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat perawatan kulit dari jamur ini.

Kehadiran jamur salju dalam tren kuliner bukan hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang menjanjikan.

Ini yang membuat banyak orang tertarik untuk mengolahnya dalam berbagai sajian, terutama dengan saus Thailand yang sedang digemari.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengolah jamur salju ini selain menggunakan cocolan saus Thailand:

BACA JUGA: Mitos atau Fakta, Wanita Haid Tidak Boleh Makan Timun

  1. Diolah menjadi dessert

Teksturnya yang kenyal dan lembut, seringkali membuat jamur salju ini dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk makanan penutup/dessert.

Meskipun rasanya agak hambar, tetapi teksturnya mirip agar-agar dan sering diolah menjadi peach gum dessert/es campur seperti yang dilakukan oleh akun TikTok @zahrah.ateerah.

  1. Dimasak dengan kuah seblak

Rasanya yang hambar dan teksturnya yang kenyal dan lembut, jamur salju ini dapat menjadi topping dari seblak atau dibumbui dengan kuah bumbu seblak.

Hal ini seperti yang dilakukan oleh akun TikTok @zahrah.ateerah yang mengkreasikan jamur salju dicampur dengan kuah seblak.

  1. Dimasak dengan saus Korea

Resep dengan bumbu saus Korea ini dibagikan oleh salah satu akun TikTok @meals.by.a.homeboy yang menggunakan jamur salju dan dicampur dengan saus merah kental khas Korea.

Penulis: Audya Amalia Mufida

 

 

Editor : Halo Jember
#thailand #kuliner #Jamur Salju