HALOJEMBER – Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 yang mendaftar di formasi dosen dan telah lolos dalam tes Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) dapat melanjutkannya ke tahap Seleksi Kompetisi Bidang (SKB).
Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 293 Tahun 2024, peserta yang mendaftar dalam formasi dosen harus mengikuti tes SKB dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan melakukan SKB tambahan yang meliputi wawancara serta praktik mengajar/microteaching.
Tes SKB wawancara yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek ini digunakan sebagai salah satu rangka dalam penyaringan calon dosen terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan budaya akademik di berbagai kampus negeri di Indonesia.
Para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang memadai tetapi juga karakter yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan.
Wawancara pada tahap SKB ini memiliki beberapa tujuan penting yaitu:
- Menjadi momen bagi penguji untuk mengevaluasi pemahaman calon dosen terhadap bidang studi yang akan diajarkan, serta kesesuaiannya dengan profil jurusan atau prodi yang dilamar.
- Menjadi ajang untuk menilai soft skills calon dosen, termasuk kemampuan berkomunikasi, etika, dan cara berpikir kritis. Selain itu, wawancara ini dirancang untuk memahami visi kandidat terhadap pendidikan, kontribusi riset, dan pengabdian masyarakat yang akan dijalankan jika terpilih.
Bagi calon dosen, tes wawancara SKB bukan hanya sekedar uji kompetensi tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan potensi pengembangan di bidang pendidikan tinggi.
Para peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk merespon pertanyaan dengan logis dan relevan, serta menunjukkan komitmen dalam mengembangkan kapasitas mahasiswa dan berkontribusi dalam bidang penelitian.
Melalui tes wawancara, peserta akan diberi berbagai pertanyaan terkait dirinya, ketertarikannya dengan formasi jabatan, sampai kesanggupan bekerja dalam batasan tertentu.
Jawaban atas soal tes wawancara dipastikan berbeda setiap peserta. Hal ini karena rata-rata pertanyaan diajukan bertujuan untuk melihat jawaban dari pendapat pribadi.
Berikut terdapat contoh pertanyaan dalam wawancara yang dapat dipelajari
- Ceritakan tentang diri Anda!
- Mengapa Anda tertarik dengan jabatan yang dilamar?
- Apa yang Anda ketahui tentang instintusi kami?
- Mengapa Anda ingin bekerja pada instansi pemerintah sebagi PNS?
- Apa yang memotivasi Anda memilih instansi ini?
Penulis: Audya Amalia Mufida
Editor : Halo Jember