Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Kisi-kisi dan Contoh Soal SKB Analis Kebijakan Ahli Pertama

Halo Jember • Rabu, 13 November 2024 | 19:00 WIB

 

Ilustrasi Tes CPNS 2024 (Pinterest)
Ilustrasi Tes CPNS 2024 (Pinterest)

HALOJEMBER – Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menjadi salah satu tahap penting dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia.

Peserta yang telah lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berhak mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Materi yang akan diujikan dalam SKB bervariasi, disesuaikan dengan jabatan yang dilamar oleh peserta.

Salah satu posisi yang tersedia dalam seleksi CPNS 2024 adalah Analis Kebijakan Ahli Pertama. Formasi ini termasuk kategori tenaga teknis yang saat ini banyak dibutuhkan di berbagai instansi.

Beberapa lembaga yang membuka peluang bagi jabatan ini antara lain DPR RI, BPOM, Bappenas, Kementerian Sekretariat Negara, dan lainnya.

Posisi Analis Kebijakan merupakan jabatan fungsional yang mencakup tugas, tanggung jawab, serta wewenang untuk melakukan kajian dan analisis kebijakan.

Jabatan ini tersedia di lingkungan instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mendukung proses perumusan kebijakan publik yang berbasis data dan analisis.

Kisi-kisi tes SKB Analis Kebijakan

Berikut kisi-kisi tes SKB formasi Analis Kebijakan CPNS 2024 sesuai PERMENPANRB Nomor 45 Tahun 2013:

15 Contoh Soal SKB Analis Kebijakan Ahli Pertama

1. Komunikasi Publik berorientasi kepada...

a. Pendengar/Komunikan
b. Pembicara/Sumber
c. Pendengar dan pembicara
d. Diri pribadi
e. Media

Jawaban: b.

2. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk menyampaikan persentasi lisan dengan baik adalah sebagai berikut, kecuali...

a. Kontak mata
b. Vokalik
c. Perencanaan
d. Kualitas tulisan
e. Ketepatan penyampaian

Jawaban: b.

3. Yang tidak termasuk unsur-unsur dalam design penelitian riset kebijakan yaitu…

a. Menentukan topik
b. Merumuskan masalah penelitian
c. Metode penelitian
d. Analisis Data
e. Mencari akar permasalahan

Jawaban: e.

4. Tujuan penelitian mengungkapkan...

a. Sasaran yang hendak dicapai dalam penelitian
b. Teori yang dianggap relevan dengan bidang penelitian
c. Hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya
d. Merancang proses pelaksanaan penelitian
e. Jawaban dari rumusan masalah penelitian

Jawaban: a.

5. Melakukan suatu analisis bagaimana menjelaskan kebijakan dan perkembangannya dari kebijakan yang telah ditetapkan merupakan pengertian dari...

a. Analisis kebijakan yang bersifat deskriptif
b. Analisis kebijakan yang bersifat preskriptif
c. Analisis kebijakan yang bersifat organis
d. Analisis kebijakan yang bersifat vertikal
e. Analisis kebijakan yang bersifat struktural

Jawaban: a

6. Berikut ini merupakan bentuk-bentuk publikasi hasil kajian kebijakan, kecuali…

a. Monograf
b. Naskah akademik
c. Artikel dalam jurnal ilmiah tidak terakreditasi
d. Artikel dalam jurnal nasional terakreditasi
e. Buku referensi tingkat nasional

Jawaban: a.

7. Kebijakan publik sebagai “apapun pilihan pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan.” merupakan pendapat…

a. Thomas R. Dye
b. Carl J. Friedrick
c. James E. Anderson
d. F. Willoughby
e. David Easton

Jawaban: a. 

8. Bagian penelitian yang berisikan sumbangsih hasil penelitian terhadap instansi dan masyarakat, yakni...

a. Metodologi penelitian
b. Hasil penelitian
c. Rumusan masalah penelitia
d. Tujuan penelitian
e. Manfaat penelitian

Jawaban: e.

9. Kegiatan jabatan fungsional Analis Kebijakan di bawah ini yang tidak termasuk ke dalam unsur penunjang adalah ….

a. Mengajar/melatih pada diklat kebijakan
b. Berperan aktif dalam seminar ilmiah di bidang kebijakan
c. Memperoleh gelar kehormatan akademis
d. Menjadi pengurus/anggota dalam organisasi profesi analis kebijakan
e. Menjadi tim penilai angka kredit jabatan fungsional Analis Kebijakan

Jawaban: c.

10. Menyediakan informasi mengenai nilai atau kegunaan dari konsekuensi pemecahan atau pengentasan masalah merupakan bentuk …. dalam analisis kebijakan.

a. Prediksi
b. Rekomendasi
c. Pemantauan
d. Hasil
e. Evaluasi

Jawaban: b.

11. Jabatan fungsional Analis Kebijakan dan angka kreditnya diatur melalui Permenpan nomor ….

a. 13 Tahun 2011
b. 35 Tahun 2011
c. 45 Tahun 2012
d. 45 Tahun 201
e. 53 Tahun2013

Jawaban: d.

12. Kompetensi politis seorang Jabatan Fungsional Analis Kebijakan meliputi standar-standar berikut, kecuali ….

a. Kemitraan
b. Komunikasi
c. Membangun jejaring
d. Presentasi
e. Regulasi dan legislasi

Jawaban:  a.

13. Bentuk persentasi komunikasi organisasi publik secara garis besarnya dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu yang bersifat pemberian informasi dan mencari komitmen. Tipe persentasi yang bersifat pemberian informasi adalah sebagai berikut, kecuali...

a. Persentasi Orientasi
b. Persentasi untuk Latihan Pekerjaan Tertentu
c. Laporan Status
d. Rapat-Rapat Umum
e. Persentasi Pendekatan Tim

Jawaban: e.

14. Bentuk kedua dari komunikasi publik dalam organisasi adalah untuk mencari komitmen. Komunikasi ini dimaksudkan untuk mempengaruhi pendengar melalui informasi yang diberikan. Beberapa tipe dari persentasi ini adalah sebagai berikut, kecuali...

a. Persentasi Pemasaran
b. Persentasi Memotivasi
c. Persentasi Penerimaan Karyawan atau Mahasiswa
d. Persentasi untuk Latihan Pekerjaan Tertentu
e. Pendekatan Tim

Jawaban:  d.

15. Suatu bentuk analisis yang ditunjukkan untuk mendukung kegiatan pembuatan kebijakan dalam bentuk hasil penelitian, adalah...

a. Information for Policy
b. Policy monitoring
c. Policy determination
d. Analysis of policy
e. Analysis for policy

Jawaban: a.

Penulis: Audya Amalia Mufida

Editor : Halo Jember
#Ahli Pertama #skb