Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengenal Fenomena Menarik “Polar Night”, Salah Satunya Ada di Alaska

Halo Jember • Sabtu, 8 Februari 2025 | 17:00 WIB

Fenomena polar night (freepik)
Fenomena polar night (freepik)

HALOJEMBER - Seperti yang diketahui secara umum, dalam satu hari terdapat empat waktu, yakni pagi, siang, sore, dan malam. Namun, bagaimana jika dalam satu hari hanya ada satu, yaitu waktu malam?

Ternyata terdapat fenomena tersebut di beberapa wilayah. Bahkan, fenomena ini sering terjadi hingga berhari-hari.

Baca Juga: Hampir Diboikot, Film A Business Proposal Baru Tayang Sehari Jumlah Penonton Hanya 6000

Fenomena ini disebut Polar Night, yakni kejadian dimana matahari tidak ada selama berhari-hari.

Polar night terjadi ketika kemiringan poros bumi, dimana belahan bumi bagian utara menjauh dari matahari saat musim gugur dan musim dingin.

Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper
Cara baru baca koran! Lebih Praktis dengan koran digital dan e-paper

Kondisi ini akhirnya menyebabkan suhu di utara ekuator lebih dingin. Tidak dilewati matahari, bukan berarti kota ini akan gelap sepenuhnya.

Disana seperti mengalami senja yang memiliki sedikit cahaya, matahari akan berada di bawah ufuk yang menyebabkan cahaya matahari bersinar samar-samar.

Baca Juga: Identitas Baru New Jeans Ganti Nama Baru NJZ, Langsung Agendakan Acara di Hongkong

Saat polar night terjadi di belahan bumi utara, sebaliknya di belahan bumi selatan miring ke arah matahari.

Fenomena ini membuat bagian kutub selatan mengalami sinar matahari yang berkepanjangan. Hal ini karena daerah selatan khatulistiwa bergerak melalui musim semi dan musim panas.

Baca Juga: Jhope BTS Bakal Comeback dan Lakukan Solo Tour Tahun 2025, Berikut Informasi Konser Solo Perdana di Jakarta

Menurut World Atlas, polar night memiliki beberapa jenis, yakni sebagai berikut :

1. Polar Twilight dimana fenomena ini terjadi di wilayah perbatasan Kutub Utara dan Selatan. Terdiri dari siang hari yang mataharinya berada di -6 derajat dan senjanya di titik 6 derajat dibawah ufuk

2. Civil Polar Nights memiliki cahaya yang sedikit ketika siang hari, dimana matahari terletak diantara 0-6 derajat dibawah ufuk. Fenomena jenis ini hanya bisa dialami ketika lokasinya berada di 6 derajat dalam lingkaran kutub.

3. Nautical Polar Nights, jenis polar night ini cukup susah untuk mendapatkan sinar matahari. Tidak ada sinar matahari alami kecuali di siang hari, saat cahaya sedikit dipancarkan. Ketika malam hari, matahari berada di -12 derajat dibawah ufuk, kemudian hanya dapat terjadi apabila lokasinya ada di 12 derajat dalam lingkaran kutub.

4. Astronomical Polar Nights merupakan fenomena yang tidak mengalami senja sama sekali, dalam empat waktu langit akan gelap terus menerus. Fenomena ini terjadi di Kutub Utara dan Kutub Selatan yang terletak di 18 derajat dalam lingkaran kutub.

Jenis-jenis itu terjadi di beberapa negara, namun hanya wilayah-wilayah yang berdekatan dengan kutub.

Semakin wilayah tersebut dekat dengan kutub, maka cahaya akan semakin redup dan malam hari terasa semakin panjang.

Wilayah-wilayah yang mengalami polar night adalah sebagai berikut ;

1. Alaska merupakan negara bagian di Amerika Serikat yang mengalami Polar Night. Hal ini karena Alaskan berada di wilayah Arktik. Terdapat sebuah kota bernama Utqiagvik yang mengalami Polar Night, kota tersebut mengalami hari tanpa matahari selama dua bulan penuh. Ketika musim dingin tiba, penduduk setempat sudah harus bersiap untuk menghadapi malam yang cukup panjang.

2. Norwegia terletak di Eropa utara, yang merupakan salah satu dari negara skandinavia. Di Norwegia fenomena polar night terjadi di beberapa wilayah, diantaranya North Cape, Lofoten, Svalbard, dan lain-lain. Ketika musim dingin tiba, tentu wilayah ini merasakan malam yang lebih panjang. Polar night di Norwegia terjadi tidak bersamaan, dimana waktunya berbeda-beda. Bahkan di Svalbard khususnya mengalami fenomena ini hampir empat bulan.

3. Finlandia mengalami hari tanpa matahari di kota bagian utara. Namun, masyarakat Finlandia justru menyebut fenomena ini dengan nama Kaamos. Walaupun terlihat gelap sepanjang hari, suasana disana cukup indah. Langit di Finlandia berwarna kombinasi biru, merah muda pastel, juga ungu. Di bagian selatan, matahari tetap bersinar, namun jangka waktunya lebih singkat dan tidak seperti biasanya.

4. Swedia juga mengalami fenomena polar night di kota di bagian utara, yang bernama Kiruna. Tetap saja, di bagian Kiruna tidak benar-benar gelap, suasana di Kiruna terlihat seperti ketika subuh menjelang pagi. Disana juga ada fenomena aurora yang membuat suasana lebih indah juga terang.

5. Rusia adalah salah satu negara yang mengalami fenomena ini, namun tidak seluruh wilayah Rusia yang mengalaminya. Kota Murmansk merupakan wilayah yang mengalami fenomena Polar Night. Pemerintah juga telah memastikan bahwa matahari tidak terlihat ketika bulan Desember awal hingga pertengahan Januari.

 

Editor : Halo Jember
#alaska #fenomena #polar night