HALOJEMBER - Budaya masyarakat Jawa secara tidak langsung membentuk etika sopan santun dalam kehidupan. Melalui cerita rakyat dan mitos yang tersebar secara tidak langsung memunculkan pantangan atau larangan yang memberi kesan positif secara logis.
Misalnya, pamali bersiul di waktu tertentu seperti pada malam hari yang dipercaya dapat mendatangkan keburukan.
Dalam masyarakat Jawa, dilarang hukumnya untuk bersiul diwaktu malam apalagi di dalam rumah. Hal ini sering dikaitkan dengan kesan mistis dan kepercayaan orang zaman dulu bahwa malam hari adalah waktu jin dan setan berkeliaran.
Baca Juga: Awas! Pantangan Tidur Petang Hari Menurut Primbon Jawa, Benarkah Bisa Bikin Gila?
Jadi, apabila ada yang membuat suara siulan akan menarik perhatian jin dan setan untuk mendekat. Bersiul di waktu tersebut juga dipercaya dapat mengundang keburukan.
Kepercayaan ini sudah menjadi tabu di masyarakat dan dipercaya selama berabad-abad. Konon, mereka yang bersiul di malam hari dapat mengundang kesialan dan dianggap tidak sopan dan ofensif.
Selain itu, ada anggapan bahwa bersiul di malam hari dapat memperpendek umur seseorang. Masyarakat memandang kebiasaan ini sebagai panggilan maut yang bisa mengundang penyakit atau kematian dalam waktu yang tidak lama.
Disamping itu, ternyata larangan bersiul pada malam hari adalah cara kita untuk menghormati orang lain. Keadaan malam hari yang cenderung sepi digunakan untuk waktu istirahat setelah seharian beraktivitas.
Baca Juga: Cewek Harus Tahu Tren Gaya Nail Color and Art 2025, Boleh Kamu Coba!
Maka, suara siulan yang dilakukan akan menimbulkan efek suara yang nyaring dan khawatir akan mengganggu orang lain yang sedang beristirahat.
Baca Juga: Misteri Dibalik Angka 7 yang Dijuluki Sebagai Lucky Number, Diduga Memiliki Kekuatan Spiritual
Di belahan dunia lain, mitos ini juga di berlaku meski dengan latar belakang yang berbeda. Misalnya di Jepang, bersiul di malam hari dipercaya dapat mengundang badai dan angin kencang.
Hal ini terjadi karena mereka beranggapan suara siulan bisa mengganggu roh alam atau dewa cuaca, yang kemudian menyebabkan perubahan cuaca yang ekstrem.
Bahkan, di Kanada sendiri bersiul di malam hari akan dikenai denda sebesar USD 350 atau Rp5 juta. Aturan ini berlaku mulai pukul 9 malam hingga 7 pagi.
Namun, peraturan ini tidak berlaku di tempat tertentu yang telah mendapat izin kebisingan.
Percayakah kalian, bahwa bersiul bisa bikin awet muda?
Dilansir dari Byrdie, seorang ahli dermatologi mengungkapkan bahwa bersiul dapat menjadi alternatif yang dapat menunda penuaan.
Ketika kita bersiul akan memperkuat otot-otot pipi di sekitar mulut dan menarik lipatan kulit atau keriput di wajah. Gerakan senam wajah ini juga bisa menghindari stress dan meningkatkan mood.
Akan tetapi, alangkah baiknya jika keadaan ini dilakukan di siang hari dimana suara siulan yang dihasilkan tidak mengganggu kenyamanan dan ketentraman orang lain.
Penulis : Faydhatul B M
Editor : Halo Jember