HALOJEMBER - Mitos memotong kuku pada malam hari dalam budaya Jawa dianggap pamali. Keyakinan ini telah dipercaya secara turun-temurun.
Tak sedikit juga orang yang percaya bahwa memotong kuku di malam hari dapat memperpendek umur.
Selain memperpendek umur, ada pula yang beranggapan memotong kuku malam hari dapat mendatangkan makhluk halus serta membuat hubungan anak dan orang tua menjadi buruk.
Baca Juga: Jangan Injak Kecoak Sembarang, Begini Cara Membasminya
Berbagai kepercayaan mistis ini juga dikaitkan dengan tradisi Jawa yang sudah lumrah di kalangan masyarakat.
Dalam kepercayaan Jawa mitos ini muncul lantaran zaman dulu minim penerangan pada waktu malam hari.
Cahaya yang muncul dari percikan api lampu sentir dikhawatirkan dapat mati kapan saja sehingga keadaan gelap kembali datang kapanpun.
Maka dari itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, orang tua zaman dulu mengaitkan aturan ini dengan hal mistis untuk melarang anak-anak mereka.
Baca Juga: Kim Sae Ron Depresi Berat Terlilit Utang 700 Juta KRW Kepada Gold Medalist
Akan tetapi, dibalik pantangan tersebut ternyata mengandung tujuan logis untuk mencegah tubuh kita terluka.
Dalam situasi yang minim pencahayaan, bukan tidak mungkin seseorang salah potong kuku dan menyebabkan dirinya terluka.
Terlebih lagi, perkakas orang zaman dulu yang masih seadanya dikhawatirkan dapat melukai orang lain.
Dengan begitu adanya mitos, larangan, pantangan dan kepercayaan pamali tersebut menjadi strategi untuk meminimalisir peristiwa tak terduga terjadi.
Selain dipercaya sebagai mitos kejawen, daerah lain di Indonesia juga memiliki larangan yang sama.
Seperti di Kalimantan, Riau, Makasar dan Bali yang sama-sama percaya bahwa memotong kuku di malam hari dapat memperpendek usia.
Disamping larangan tersebut , menentukan hari baik untuk memotong kuku juga dipertimbangkan.
Baca Juga: Serba-Serbi Larangan Bersiul di Malam Hari, Bisa Kena Denda Loh
Seperti potong kuku pada hari Minggu dan Senin diyakini dapat mengundang bencana karena mengundang orang untuk dengki dan iri hati.
Begitu pula Sabtu yang dianggap termasuk hari kurang baik untuk memotong kuku. Hari Sabtu dianggap dapat memancing halangan atau rintangan bagi pelakunya.
Oleh karena itu, disarankan untuk memotong kuku selain hari-hari yang telah disebutkan. Selain ketiga hari diatas, kegiatan memotong kuku akan membawa kebaikan seperti disukai orang banyak, mendatangkan rezeki, membawa keselamatan dan perlindungan dari Tuhan dan sebagainya.
Penulis : Faydhatul B M
Editor : Halo Jember