HALOJEMBER - Faktor kesehatan seringkali menjadi penghambat aktivitas sehari-hari berjalan sebagaimana mestinya. Berbagai hal dilakukan untuk menghindari datangnya penyakit yang menyerang daya tahan tubuh kita.
Sebagian orang percaya menghindari konsumsi makanan tertentu dapat mencegah risiko penyakit.
Salah satunya menghindari konsumsi biji buah-buahan seperti biji buah jambu biji. Menurut mereka, mengkonsumsi biji buah jambu biji dapat menyebabkan penyakit usus buntu.
Baca Juga: Bonsai Tanaman Kerdil Penghilang Stress, Indah Dipandang Cocok Dijadikan Panjangan
Usus buntu adalah organ kecil berbentuk tabung, seukuran jari kelingking, yang terhubung ke usus besar. Ketika terjadi peradangan pada usus buntu, kondisi ini disebut apendisitis. Gejalanya bisa berupa nyeri di perut kanan bawah, mual, muntah, dan demam.
Mitos ini dipercaya karena jumlah biji pada buah jambu biji tergolong banyak dan mengkonsumsinya secara berlebihan dapat menghambat saluran peredaran makanan.
Namun faktanya, makanan yang dikonsumsi dapat dikeluarkan dari tubuh secara alami. Ini karena sistem pencernaan manusia yang memiliki cara khusus untuk melumatkan makanan yang dimakan.
Baca Juga: Ternyata Seru, Bermain Panahan Jaga Keseimbangan dan Fokus Membidik
Setelah dikunyah di dalam mulut, makanan akan dihancurkan oleh enzim-enzim pencernaan dan diolah menjadi energi sebelum akhirnya menjadi feses.
Mengkonsumsi biji buah jambu biji dapat menyebabkan usus buntu ternyata hanyalah mitos belaka.
Baca Juga: Mengenal FOPO,Fenomena Takut Terhadap Omongan dan Opini Orang Lain
Dilansir dari karya ilmiah karya Omer Engin dkk yang dipublikasikan Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine (APJTB) pada 2011, sebagian besar orang pernah makan biji buah dan pada umumnya tidak mengembangkan radang usus buntu.
Diketahui penyebab utama apendisitis atau usus buntu adalah penyumbatan pada organ tersebut. Penyebabnya bisa bermacam-macam, termasuk infeksi, sembelit, kondisi medis tertentu, atau cedera perut.
Meskipun usus buntu karena biji buah berisiko kecil dan bahkan jarang terjadi, penting untuk tetap menjaga kesehatan pencernaan.
Pola makan yang kaya serat, seperti mengonsumsi buah-buahan dan sayuran yang diyakini dapat membantu mencegah sembelit dan mengurangi resiko penyumbatan usus buntu.
Penulis : Faydhatul B M
Editor : Halo Jember