Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Wisata Religi Jember Tidak Selalu di Makam Habib Sholeh Tanggul. Ada Makam Mbah Gembong di Dekat Pantai

Halo Jember • Jumat, 7 Maret 2025 | 02:31 WIB

 

Suasana bagian depan makam mbah gembong
Suasana bagian depan makam mbah gembong
 

 

Jember memiliki banyak destinasi wisata religi yang menarik perhatian. Tak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga peziarah dari daerah lain, seperti makam Mbah Gembong.

PENULIS: YULIO FA 

SALAH satu di antara sekian banyak makam ulama yang sering dikunjungi warga yakni Makam Mbah Gembong di Desa Paseban, Kecamatan Kencong.

Meski tak setenar Makam Mbah Shiddiq di Kaliwates atau Makam Habib Sholeh di Tanggul, namun tak sedikit warga dari luar kota yang singgah di tempat ini. Selain itu, makam pendakwah ini belum banyak disorot oleh media.

Kendati demikian, tempat ini memiliki daya tarik tersendiri. Lokasinya berada di pesisir dan berdekatan dengan berbagai tempat wisata pantai. Ini memberikan pengalaman ziarah yang lebih asyik, tenang, dan khidmat.

Juru kunci makam Mbah Gembong, Mbah Sumo, menuturkan, jumlah peziarah meningkat signifikan pada malam Jumat Kliwon.

"Banyak yang datang, ada yang membaca Yasin, tahlil, ada juga yang rombongan untuk manaqiban," tuturnya.

Para peziarah biasanya datang membawa ustad atau kiai dari daerah masing-masing untuk memimpin doa. Namun, bagi mereka yang datang tanpa pendamping, Mbah Sumo siap membantu memandu ritual doa dan zikir.

“Kadang ada rombongan yang minta dipimpin doa ke saya,” sebut Sumo.

Selain memanjatkan doa keselamatan dunia dan akhirat, ada pula peziarah yang melakukan khataman Alquran di area makam.

Makam Mbah Gembong di Paseban, Kecamatan Kencong, Jember
Makam Mbah Gembong di Paseban, Kecamatan Kencong, Jember

Untuk menunjang kegiatan tersebut, Sumo telah menyediakan peralatan sound dan pelantang suara agar bacaan doa lebih terdengar dan tertib.

Meski tidak sepopuler makam ulama besar lainnya, Makam Mbah Gembong tetap dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah, terutama dari Lumajang.

Menurut Mbah Sumo, cukup banyak warga Lumajang yang datang secara berkelompok, terutama pada malam Jumat Kliwon dan Legi.

"Biasanya mereka datang rombongan, membawa kiai sendiri untuk memimpin doa. Kadang ada juga yang menginap di sekitar sini," ungkapnya.

Namun, saat Ramadan, kunjungan cenderung berkurang. Menurut Sumo, peziarah lebih banyak memilih untuk tadarus di rumah atau masjid.

Jika pun datang ke makam, mereka biasanya berziarah pada malam hari setelah Tarawih. Dia pun berharap ada perhatian dari sejumlah pihak, agar perawatan di lokasi lebih baik.  Baca Juga: Jejak Dakwah dan Profil Mbah Gembong Paseban, Jember

Editor : Halo Jember
#habib sholeh #mbah gembong #ziarah #wisata religi Jember #jumat kliwon #makam habib sholeh tanggul