HALOJEMBER - Habib Taufiq Assegaf dalam Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf tahun 2024 menyampaikan tausiyah juga pesan-pesan dari Habib Abu Bakar Assegaf.
Dalam dakwahnya Habib Taufiq Assegaf menyebutkan bahwa Habib Abu Bakar Assegaf menganjurkan kepada seluruh jamaahnya untuk mengikuti thoriqoh Salaf.
Kata thoriqoh/tarekat sendiri berasal dari bahasa Arab طريقة yang berarti jalan, atau metode. Maknanya, Habib Abu Bakar ingin keluarganya serta jamaahnya mengikuti jalan salaf.
Kemudian, Habib Taufiq Assegaf menjelaskan mengenai tugas-tugas para anak cucu keturunan dari Nabi Muhammad SAW.
Tugasnya sebagai ahlul bait (yaitu keturunan keluarga Nabi Muhammad SAW) adalah untuk berdakwah dan memberi petunjuk kepada manusia, dan menasehati mereka akan kesalahan.
Sayangnya, banyak dari ahlul bait yang sudah meninggalkan tugas-tugas tersebut.
Bahkan, banyak orang yang sudah meninggalkan thoriqoh atau cara hidup mereka dengan terang-terangan.
Mulai dari ucapan yang tidak dijaga, juga perbuatan yang tidak mencerminkan seorang umat muslim yang taat.
Bahkan, cara berpakaian kebanyakan orang saat ini banyak yang tidak mengikuti syariat, banyak yang ingin memodernkan diri, padahal pakaian-pakaian tersebut bertentangan dengan tuntunan.
Hal ini bisa terjadi karena orang tuanya tidak pernah mengajarkan ilmu yang pernah diajarkan oleh datuk-datuk atau ulama terdahulunya.
Dalam ceramah singkat yang disampaikan dalam acara Haul Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf tahun 2024 itu, Habib Taufiq Assegaf menegaskan bahwa seharusnya umat muslim menjaga agar jalan hidupnya sesuai dengan apa yang dikerjakan para salaf.
Ia pun menyinggung bagaimana ketika seseorang mencontoh suatu perbuatan atau bahkan hanya satu pakaian dari suatu kelompok, seseorang itu bisa dituntut.
Habib Taufiq Assegaf menyayangkan bagaimana umat muslim sudah mulai meninggalkan ajaran salaf yang seharusnya menjadi tuntunan umat.
Ia pun mengingatkan kepada para jamaah yang hadir untuk mempunyai niat untuk mengajari anak-anak untuk mengikuti majelis-majelis taklim yang mengajarkan kebaikan.
Penulis: MG25 Hafidzah Aulia Salsabila