HALOJEMBER - Puncak peringatan Haul Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf Gresik yang digelar setiap tahunnya, menjadi saksi kecintaan ribuan jamaah terhadap sosok waliyullah yang wafat pada 17 Dzulhijjah 1374 H (1955 M) ini.
Kawasan makam beliau di Jl. KH Zubair Gresik dan sekitarnya dipenuhi lautan manusia dari berbagai penjuru Nusantara saat peringatan haul berlangsung.
Tahun lalu, haul digelar pada tanggal 23-24 Juni 2024 bertepatan dengan 16-17 Dzulhijjah 1445 H.
Sejak Minggu pagi, rombongan jamaah terus berdatangan. Banyak pula yang telah tiba sejak sehari sebelumnya demi mendapatkan tempat dan keberkahan dalam acara yang sarat nilai spiritual ini.
Tak sedikit pula yang membawa serta keluarga dan anak-anak mereka untuk ngalap berkah dan meneladani sosok ulama yang dikenal sangat tawadhu dan istiqamah tersebut.
Puncak acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan rangkaian dzikir, pembacaan maulid, tahlil, dan tausiyah.
Para habaib dari berbagai daerah ikut hadir, termasuk dari keluarga besar Assegaf. Jamaah tampak larut dalam suasana haru, penuh ketenangan, dan kekhusyukan.
Haul ini menjadi bukti nyata bahwa meski telah wafat hampir tujuh dekade silam, kecintaan umat terhadap Habib Abu Bakar tidak pernah surut.
Tak hanya karena nasab mulianya, tetapi karena jejak amal dan keteladanannya yang tetap hidup dalam hati umat.
Tradisi haul ini juga menjadi sarana silaturahmi besar antar habaib, santri, dan masyarakat umum.
Meski minim publikasi media, haul Habib Abu Bakar Gresik konsisten menjadi salah satu yang paling padat di Indonesia setiap tahunnya.
Penulis: MG25 Hafidzah Aulia Salsabila
Editor : Halo Jember