Tahun 2025 tidak terkecuali, berbagai momen penting akan mengisi kalender kita sepanjang Mei, memberikan kesempatan untuk beristirahat, merayakan, sekaligus merenungkan makna-makna besar di balik peristiwa tersebut.
Berikut ini adalah deretan hari besar dan libur nasional yang akan kita lewati di bulan Mei 2025:
1. Hari Buruh Internasional - 1 Mei
Tanggal 1 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau International Workers' Day.
Di Indonesia, Hari Buruh telah ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak tahun 2014.
Momentum ini menjadi saat untuk mengenang perjuangan kaum buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.
Tak sedikit juga serikat pekerja yang memanfaatkan hari ini untuk menggelar aksi damai atau kampanye untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Bagi banyak orang, Hari Buruh juga menjadi momen liburan pendek untuk melepas penat.
2. Kenaikan Isa Almasih - 29 Mei
Hari besar keagamaan lain yang jatuh di bulan Mei 2025 adalah Hari Kenaikan Isa Almasih.
Peringatan ini dirayakan oleh umat Kristiani untuk memperingati peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga. Tradisi ini terjadi 40 hari setelah kebangkitan-Nya pada Hari Paskah.
Tahun ini, Hari Kenaikan Isa Almasih jatuh pada Kamis, 29 Mei 2025, dan telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Banyak umat Kristiani yang akan mengisi hari ini dengan menghadiri kebaktian khusus di gereja atau acara keagamaan lainnya.
3. Hari Raya Waisak - 12 Mei
Bulan Mei juga menjadi bulan suci bagi umat Buddha. Hari Raya Waisak 2569 BE (Buddhist Era) akan dirayakan pada Senin, 12 Mei 2025.
Waisak memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama: kelahiran, pencerahan, dan wafatnya.
Umat Buddha di Indonesia biasanya memperingati Waisak dengan berbagai ritual keagamaan, seperti meditasi, doa bersama, dan prosesi suci dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.
Pemerintah menetapkan Waisak sebagai hari libur nasional, sehingga seluruh masyarakat bisa turut menghargai dan memahami keberagaman budaya dan agama di tanah air.
4. Hari Pendidikan Nasional - 2 Mei
Meskipun bukan merupakan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei tetap menjadi salah satu hari besar yang penting di bulan Mei.
Ditetapkan untuk menghormati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, pelopor pendidikan Indonesia.
Hardiknas biasanya diperingati dengan upacara bendera di sekolah-sekolah, seminar, hingga kegiatan sosial bertema pendidikan. Hari ini mengingatkan kita akan pentingnya pendidikan dalam membangun bangsa.
5. Hari Kebangkitan Nasional - 20 Mei
Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Hari ini berakar dari berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang menjadi simbol awal kesadaran nasionalisme Indonesia.
Meski tidak menjadi hari libur, Hari Kebangkitan Nasional tetap menjadi momen penting untuk mengingat kembali semangat persatuan, perjuangan, dan tekad dalam membangun masa depan bangsa.
6. Cuti Bersama dan Akhir Pekan Panjang
Selain hari-hari besar tersebut, pemerintah Indonesia biasanya menetapkan "cuti bersama" untuk mengoptimalkan momentum libur nasional.
Sehingga dengan jatuhnya beberapa hari libur pada hari Kamis dan Senin, seperti Kenaikan Isa Almasih dan Waisak, ada potensi terciptanya akhir pekan panjang (long weekend) yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar rehat dari kesibukan sehari-hari.
Bulan Mei 2025 dipenuhi dengan momen-momen bersejarah dan religius yang penuh makna. Baik itu untuk merayakan, merenung, ataupun bersyukur, setiap hari besar di bulan ini mengingatkan kita akan pentingnya menghargai perjuangan, kebersamaan, dan keragaman. Jadi, sudahkah Anda merencanakan bagaimana akan mengisi hari-hari istimewa di bulan Mei ini?
Penulis: MG25 Maria Yakomin Angella Unawekla