Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ilmu Hitam dan Santet: Perbedaan, Persamaan, dan Kesalahpahaman di Masyarakat

Halo Jember • Selasa, 29 April 2025 | 01:00 WIB
Ilustrasi penggunaan ilmu hitam pelet (Sumber foto: Pexels.com)
Ilustrasi penggunaan ilmu hitam pelet (Sumber foto: Pexels.com)

HALOJEMBER - Hingga hari ini, istilah ilmu hitam dan santet masih sering digunakan secara bergantian oleh masyarakat.

Padahal, keduanya memiliki pengertian yang sebenarnya berbeda, meskipun tetap berada dalam ranah yang sama, yakni praktik spiritual yang dianggap berbahaya atau merugikan.

Ilmu hitam secara umum merujuk pada jenis ilmu gaib yang digunakan untuk tujuan-tujuan negatif seperti mencelakai orang lain, mencari kekayaan instan, hingga membalas dendam.

Ilmu hitam bisa mencakup berbagai metode dan bentuk ritual. Bisa berupa susuk, pelet jahat, pengiriman energi negatif, hingga kerja sama dengan makhluk halus.

Sedangkan santet merupakan salah satu bentuk spesifik dari ilmu hitam.

Santet biasanya melibatkan pengiriman energi atau benda gaib ke tubuh seseorang melalui perantara dukun atau orang yang menguasai ilmu tertentu.

Efek dari santet umumnya dikaitkan dengan penyakit misterius, gangguan psikis, bahkan kematian mendadak yang tak terjelaskan secara medis.

Namun, tak sedikit orang yang masih salah kaprah dengan menganggap semua praktik supranatural sebagai santet.

Bahkan, pengobatan alternatif atau penggunaan herbal pun kadang dicurigai sebagai bagian dari ilmu hitam, apalagi jika dilakukan secara diam-diam dan tidak dipahami secara umum.

Kesalahpahaman ini diperparah oleh banyaknya cerita yang berkembang di masyarakat tanpa verifikasi jelas.

Seorang dukun yang membantu proses kelahiran atau orang pintar yang menyembuhkan penyakit kadang dituduh menggunakan ilmu hitam hanya karena metodenya tidak bisa dijelaskan secara medis.

Akibatnya, banyak kasus orang yang dikucilkan, difitnah, bahkan mengalami kekerasan hanya karena dicurigai "punya ilmu".

Ini menunjukkan bahwa selain memahami perbedaan istilah, masyarakat juga perlu meningkatkan literasi spiritual dan mengedepankan rasa hormat antar individu.

Memahami konteks ilmu hitam dan santet secara lebih tepat bisa membantu mencegah stigma yang merugikan dan membangun masyarakat yang lebih bijak dalam menghadapi hal-hal berbau mistis.

Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa
Sumber foto: Pexels.com
 

Editor : Halo Jember
#santet #pelet #ilmu hitam