Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mitos Indonesia yang Bikin Menggelitik, Mitos Sapu Lantai Harus Bersih, Kalau Nggak Nanti Dapat Suami Berewokan

Halo Jember • Selasa, 17 Juni 2025 | 23:46 WIB

 

Mitos Sapu Lantai Harus Bersih, Kalau Nggak Nanti Dapat Suami Berewokan? (Freepik.com)
Mitos Sapu Lantai Harus Bersih, Kalau Nggak Nanti Dapat Suami Berewokan? (Freepik.com)

Halo Jember – Pernahkan kalian mendengar kalimat “Sapu lantainya yang bersih ya, nanti kalau nggak bersih, dapat suami berewokan lho!”

Mitos ini mungkin terdengar lucu dan menggelitik, tapi ternyata cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama yang tumbuh besar dengan wejangan-wejangan khas ibu atau nenek di rumah.

Meski terdengar nyeleneh, kalimat ini seringkali digunakan sebagai cara halus untuk menyuruh anak-anak atau remaja agar rajin membersihkan rumah.

Daripada memarahi dengan nada tinggi, orang tua zaman dulu punya cara yang lebih ringan dan jenaka menyisipkan peringatan berbentuk mitos yang membuat kita tertawa, tapi diam-diam juga membuat kita menurut.

Namun tentu saja, secara logika dan ilmiah, tidak ada kaitan sama sekali antara kualitas menyapu lantai dan jenis pasangan hidup yang akan kita dapat.

Mitos ini lebih bersifat simbolik, bukan sesuatu yang benar-benar dipercaya secara harfiah.

Ia lahir sebagai bentuk kreatif dari budaya lisan, yang diwariskan dari generasi ke generasi untuk menyampaikan nilai kedisiplinan dan kebersihan dengan cara yang tidak menggurui.

Lucunya lagi, jika dulu pria berewokan dianggap tidak menarik dalam mitos ini, zaman sekarang justru sebaliknya.

Banyak perempuan menganggap pria berewokan tampak lebih dewasa, berwibawa, bahkan seksi.

Beberapa tokoh publik dan selebriti dunia pun tampil percaya diri dengan janggut dan berewok mereka.

Jadi, kalau mitos ini masih dipercayai secara harfiah, mungkin perlu diperbarui!

Pada akhirnya, mau lantai bersih atau tidak, jodoh tidak ditentukan oleh debu di bawah karpet.

Tetapi dari bagaimana kita memperlakukan diri sendiri, orang lain, dan hal-hal kecil di sekitar kita.

Jadi, menyapulah dengan ikhlas, bukan karena takut dapat suami berewokan, tapi karena kamu tahu rumah yang bersih adalah cermin dari jiwa yang tertata.

Penulis: Ning Nabila Zuhro

Editor : Dwi Siswanto