Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Cerita Jemaah Haul Abu Bakar Assegaf Gresik yang Rutin Hadir Selama 30 Tahun Terakhir, Selalu Rindu Suasananya

Sidkin • Kamis, 19 Juni 2025 | 00:30 WIB
Sejumlah ulama besar dari beragam daerah saat Haul Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2025. Jemaah pun bercerita selalu rindu suasana haul.
Sejumlah ulama besar dari beragam daerah saat Haul Habib Abu Bakar Assegaf Gresik 2025. Jemaah pun bercerita selalu rindu suasana haul.

GRESIK, Halo Jember – Ratusan ribu jemaah yang menghadiri Haul ke-70 Habib Abu Bakar Assegaf Gresik memang sudah pulang ke kediamannya.

Akan tetapi, suasana dan cerita-cerita haul akbar itu masih terus mengalir.

Bahkan, tak jarang jemaah blak-blakan mengaku rindu terhadap haul yang rutin digelar setiap tahun tersebut.

Seperti diketahui, Haul Habib Abu Bakar Assegaf Gresik telah digelar selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu, 13 – 14 Juni 2025.

Jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri memadati area haul hingga Alun-Alun Gresik.

Puncak acara di Masjid Jami’ Gresik pada Sabtu pagi itu pun seperti lautan manusia.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyediakan fasilitas tempat istirahat di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP).

Sementara warga sekitar juga turut menyewakan rumah bagi para peziarah yang tidak mendapatkan penginapan.

Sebab seluruh hotel dan penginapan di sekitar lokasi telah penuh sejak beberapa hari sebelumnya. Bahkan ada yang memesan beberapa bulan sebelumnya.

Selain suasana spiritual, acara juga diwarnai kebersamaan melalui pembagian makanan dan minuman gratis.

Di sepanjang jalan sekitar lokasi haul, relawan membagikan nasi bungkus, kopi, teh, hingga susu kambing etawa.

Usai pembacaan Rouhah, para jemaah disuguhi nasi kebuli sebagai konsumsi khas dalam setiap Haul Habib Abu Bakar Assegaf.

Suasana seperti inilah yang selalu dirindukan dan dinantikan para jemaah.

Salah satunya diungkapkan Sasmito, jamaah asal Kota Surabaya.

Dikutip Halojember.jawapos.com dari Gresiksatu.com, Sasmito mengaku sudah hadir rutin selama lebih dari 30 tahun.

Dia selalu merindukan suasana haul Habib Abu Bakar Assegaf.

“Yang paling membuat kami rindu hadir ke Haul ini adalah suasananya. Duduk bareng, mengaji bersama, makan bersama, dan hati terasa damai. Tak ada dengki, tak ada caci. Semua mengalir dalam suasana keberkahan,” ungkap Sasmito.

Dia mengatakan, Haul Habib Abu Bakar selalu menjadi pengingat pentingnya meluruskan niat dan menjaga adab dalam majelis ilmu.

“Bukan hanya datang untuk ikut-ikutan, tapi benar-benar ingin belajar dari kekasih Allah,” katanya.

Dia menambahkan, wali seperti Habib Abu Bakar ini adalah teladan hidup.

“Kita datang ke sini bukan sekadar ziarah, tapi mengambil pelajaran,” ucapnya.*

Editor : Sidkin
#gresik #Haul Habib Abu Bakar Assegaf #rindu #Habib Abu Bakar Assegaf #Jemaah Haul