Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Menelusuri Jejak Pahlawan di Jember, Tiga Lokasi Ini Jadi Pengingat Perjuangan dan Patriorisme

Sidkin • Selasa, 11 November 2025 | 01:35 WIB
Patung Letkol Moch Sroedji di depan Kantor Pemkab Jember. Ada cara mudah menelusuri jejak pahlawan di Jember, tiga lokasi ini bisa jadi pengingat.
Patung Letkol Moch Sroedji di depan Kantor Pemkab Jember. Ada cara mudah menelusuri jejak pahlawan di Jember, tiga lokasi ini bisa jadi pengingat.

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Hari Pahlawan setiap 10 November selalu menjadi pengingat penting untuk kembali menatap sejarah dan menghormati jejak perjuangan para pendahulu.

Di Kabupaten Jember, semangat kepahlawanan tidak hanya tersimpan dalam catatan sejarah, tetapi juga hidup melalui monumen dan situs yang menjadi saksi bisu perlawanan rakyat.

Bagi Anda yang ingin merayakan Hari Pahlawan dengan cara yang lebih reflektif dan bermakna, tiga destinasi bersejarah berikut layak menjadi tujuan untuk mengenang sekaligus belajar dari perjuangan para pahlawan.

1. Monumen Letkol Moch Sroedji: Simbol Keberanian di Tengah Kota

Monumen Letkol Moch Sroedji bukan hanya sebuah patung, tetapi lambang keteguhan seorang pemimpin yang rela mempertaruhkan nyawanya untuk kemerdekaan.

Monumen yang berdiri megah di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember ini memperingati pengorbanan sang pahlawan yang gugur ketika memimpin pertempuran melawan Belanda.

Sebagai komandan pasukan di wilayah Besuki, termasuk Jember, Letkol Sroedji dikenal karena strategi dan keberaniannya.

Kisah heroiknya bersama Letkol dr. Soebandi di Palagan adalah bukti dedikasi total mereka terhadap tanah air.

Mengunjungi monumen ini menjadi langkah awal untuk merenungkan nilai tanggung jawab dan kepemimpinan yang diwariskan para pejuang.

2. Museum Letkol dr. R.M. Soebandi: Jejak Patriotisme Sang Intelektual

Nama dr. Soebandi begitu akrab bagi masyarakat Jember, terpatri pada rumah sakit hingga perguruan tinggi.

Kini, kisah hidupnya dapat ditelusuri lebih dekat melalui Museum Letkol dr. R.M. Soebandi yang berlokasi di Universitas dr. Soebandi, Kelurahan Patrang.

Sebagai dokter sekaligus perwira militer, dr. Soebandi menunjukkan bahwa perjuangan tidak hanya terwujud lewat pertempuran bersenjata, tetapi juga dalam bentuk pengabdian kemanusiaan.

Ia merawat para pejuang di medan perang hingga akhirnya gugur bersama Letkol Sroedji.

Museum ini mengingatkan kita bahwa siapa pun, apa pun profesinya, bisa memilih jalan perjuangan demi bangsa.

3. Tugu Mastrip: Semangat Pahlawan Muda

Jember juga menyimpan kisah keberanian pemuda melalui Tugu Mastrip di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk.

Monumen ini mengenang anggota Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) yang berusia antara 12 hingga 20 tahun.

Keberadaan tugu tersebut menjadi penanda bahwa keberanian dan tekad tidak pernah mengenal usia.

Di momen Hari Pahlawan ini, jadikan Jember sebagai ruang belajar sejarah pribadi.

Kunjungi tiap monumen, resapi kisah perjuangan di baliknya, dan pulanglah dengan semangat baru.

Mengingat jasa pahlawan adalah langkah kecil namun berarti untuk melanjutkan perjuangan mereka di masa kini.*

 

Penulis: Inas Masyura

Editor : Sidkin
#Patriotisme #mastrip #jejak #DR Soebandi #perjuangan #pahlawan #hari pahlawan 10 november