Menatap Tahun Ini
Di pagi yang masih bersih oleh harap,
tahun baru membuka jendela cahaya.
Angin membawa sisa-sisa doa,
menyapu lelah yang tertinggal di kemarin.
Kalender berganti tanpa suara,
namun hati kita tahu artinya:
ada langkah yang ingin diperbaiki,
ada luka yang belajar dimaafkan.
Jangan kau tutup tahun ini dengan duka,
biarlah ia berakhir sebagai pelajaran,
bukan ratapan yang berlarut-larut
di sudut ingatan.
Sebab awal selalu meminta keberanian,
untuk percaya bahwa esok lebih ramah,
bahwa bahagia tak harus sempurna,
cukup diperjuangkan dengan sabar.
*Anisa Habibah
Orang Jember yang merantau di Gresik
Editor : Sidkin