HALOJEMBER - Menjelang Magrib, drama klasik Ramadan selalu terulang, buka puasa enaknya masak di rumah atau beli takjil di luar, ya?
Dua kubu ini sama-sama punya pendukung fanatik. Ada yang setia sama dapur, ada juga yang lebih bahagia keliling cari jajanan. Yuk, kita intip serunya perang dingin tim takjil ini.
Tim Masak di Rumah: Wangi Dapur, Hati Hangat
Buat tim ini, buka puasa bukan cuma soal makan, tapi juga soal proses. Dari siang sudah mikir menu, sore mulai tumis-tumis, dan menjelang Magrib dapur berubah jadi “studio masak darurat”.
Meskipun capek duluan sebelum buka tapi pengeluaran jadi lebih hemat dan bisa dapat bonus kebersamaan bersama keluarga. Sore hari masih sempat belanja bahan, terus masak pelan-pelan sambil nunggu azan.
“Saya lebih suka makan masakan istri di rumah, karena kalau nggak dimakan nanti dimarahin terus nggak dimasakin lagi,” ujar Putra Wijaya.
Tim Beli di Luar: Tinggal Datang, Tinggal Makan
Tim ini percaya satu hal ngapain ribet kalau bisa praktis? Sore-sore langsung cus berburu takjil, pulang bawa plastik penuh, dan tinggal tunggu waktu buka.
Nggak perlu capek di dapur tinggal tunjuk menu yang disuka. Cocok buat yang pulangnya mepet buka puasa atau males masak. Minusnya dompet rawan tipis karena “kalap beli”. Kadang harus antre panjang dan kalau telat dikit, takjil favorit bisa sold out.
“Sebagai anak kos aku lebih suka beli takjil di luar, meskipun desak-desakan justru itu sensasi yang bikin seru, tapi suka sedih kalau macet dan kehabisan takjil,” ungkao Nihayatus Sa’adah, Duta Lantas Jawa Timur
Tim Abu-Abu: Kombinasi, Biar Hidup Seimbang
Ada juga tim “abu-abu” masak di rumah buat menu utama, tapi tetap beli takjil di luar.
Tim paling aman karena dapet hangatnya masakan rumah dan dapet serunya jajan di luar. Contohnya: di rumah sudah ada sayur dan lauk, tapi tetap beli kolak, es buah, atau gorengan buat pembuka..
Mau Tim Mana Pun, Intinya sama masak di rumah atau beli di luar, ujung-ujungnya tujuan kita sama buka puasa dengan bahagia. Yang penting bukan cuma menunya, tapi momennya duduk bareng, ngobrol, ketawa, dan akhirnya bilang, “Alhamdulillah, akhirnya buka juga.”
Kalau kamu tim dapur yang setia, tim jajan keliling, atau tim campur-campur biar nggak ribet tapi tetap seru?
Editor : Viona Rj