Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Tradisi Menyambut Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Viona Rj • 2026-03-16 22:00:32
Fanous lentera tradisional yang berwarna-warni di Mesir (AI)
Fanous lentera tradisional yang berwarna-warni di Mesir (AI)

 

HALOJEMBER - Hari Raya Idulfitri atau Lebaran merupakan momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Meskipun memiliki makna religius yang sama, cara masyarakat di berbagai negara menyambut Lebaran memiliki tradisi yang berbeda-beda sesuai dengan budaya lokal. Berikut beberapa tradisi unik menyambut Lebaran dari berbagai negara di dunia.

1. Chand Raat – Pakistan dan India

Di Pakistan dan India, malam sebelum Lebaran dikenal dengan sebutan Chand Raat yang berarti “malam bulan”. Pada malam ini masyarakat berkumpul di pasar untuk berbelanja pakaian baru, perhiasan, dan berbagai kebutuhan Lebaran. Para perempuan biasanya menghias tangan dengan henna atau mehndi sebagai simbol kebahagiaan menyambut hari raya.

2. Fanous dan Dekorasi Ramadan – Mesir

Di Mesir, masyarakat menyambut Lebaran dengan menghias rumah dan jalanan menggunakan fanous, yaitu lentera tradisional yang berwarna-warni. Lampu-lampu ini menciptakan suasana meriah selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

3. Greet and Gift – Turki

Di Turki, Lebaran dikenal dengan nama Şeker Bayramı atau Festival Permen. Anak-anak biasanya berkeliling mengunjungi rumah tetangga dan kerabat untuk mengucapkan selamat Lebaran. Sebagai balasan, mereka akan mendapatkan permen, cokelat, atau uang kecil.

4. Baju Baru dan Silaturahmi – Malaysia

Di Malaysia, tradisi menyambut Lebaran hampir mirip dengan Indonesia. Masyarakat mengenakan pakaian tradisional seperti baju kurung dan baju melayu, kemudian saling berkunjung ke rumah keluarga dan tetangga. Tradisi ini dikenal dengan istilah open house, di mana siapa saja boleh datang bersilaturahmi.

5. Eid Market – Uni Emirat Arab

Di beberapa kota di Uni Emirat Arab, pasar khusus Lebaran atau Eid Market digelar menjelang hari raya. Pasar ini menjual berbagai makanan khas, pakaian, parfum, dan dekorasi rumah untuk merayakan Idulfitri.

6. Salami – Afghanistan

Di Afghanistan terdapat tradisi Salami, yaitu anak-anak mengunjungi rumah kerabat dan orang tua untuk mengucapkan salam serta doa Lebaran. Sebagai balasan, mereka biasanya menerima hadiah atau uang dari orang yang lebih tua.

7. Maamoul dan Hidangan Manis – Timur Tengah

Di banyak negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Lebanon, dan Yordania, masyarakat menyambut Lebaran dengan membuat kue khas bernama maamoul. Kue ini biasanya diisi kurma, kacang pistachio, atau kenari dan disajikan untuk tamu yang datang berkunjung.

Meskipun tradisi menyambut Lebaran berbeda-beda di setiap negara, semua memiliki nilai yang sama yaitu mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan, dan merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadan.

Keanekaragaman tradisi ini menunjukkan bahwa Idulfitri bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dari budaya dan kehidupan sosial masyarakat Muslim di seluruh dunia.

Editor : Viona Rj
#PAKISTAN #lebaran #tradisi #Mesin