Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengenal Tradisi Takbiran Keliling Saat Malam Lebaran, Menjaga Nilai Kebersamaan dan Syiar

Viona Rj • Jumat, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB
Kegiatan Takbir Keliling di Malam Lebaran (AI)
Kegiatan Takbir Keliling di Malam Lebaran (AI)

 

HALOJEMBER - Takbiran keliling merupakan salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan Idulfitri di Indonesia. Tradisi ini dilaksanakan pada malam terakhir bulan Ramadan, sebagai bentuk ungkapan syukur umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Takbiran adalah kegiatan mengumandangkan kalimat takbir, tahmid, dan tahlil untuk mengagungkan kebesaran Allah. Tradisi ini merujuk pada perintah untuk memperbanyak takbir saat menyambut hari kemenangan Idulfitri.

Suasana malam takbiran biasanya dipenuhi gema suara takbir dari masjid, musala, hingga kelompok masyarakat yang berkeliling kampung atau kota.

Di berbagai daerah di Indonesia, takbiran tidak hanya dilakukan di masjid, tetapi juga melalui arak-arakan keliling. Warga berjalan kaki atau menggunakan kendaraan sambil membawa bedug, obor, lampu hias, hingga miniatur masjid.

Beberapa daerah bahkan mengadakan lomba kendaraan hias atau pawai takbiran yang melibatkan pemuda dan organisasi masyarakat. Tradisi ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus kreativitas warga.

Takbiran keliling memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Tradisi ini mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan menjadi sarana syiar Islam di tengah masyarakat.

Bagi anak-anak dan remaja, momen ini juga menjadi pengalaman yang berkesan karena mereka ikut terlibat langsung dalam kegiatan keagamaan.

Seiring perkembangan zaman, pelaksanaan takbiran keliling kini lebih diatur agar tetap tertib dan aman. Pemerintah daerah dan aparat keamanan biasanya mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan menghindari hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan pelaksanaan yang tertib, tradisi takbiran keliling tetap dapat berlangsung meriah tanpa mengurangi makna spiritualnya.

Takbiran keliling telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia dalam menyambut Idulfitri. Tradisi ini mencerminkan perpaduan antara nilai religius dan budaya lokal yang hidup dari generasi ke generasi.

Melalui gema takbir yang berkumandang di malam hari raya, umat Islam merayakan kemenangan dengan penuh suka cita, rasa syukur, dan kebersamaan.

 

Editor : Viona Rj
#takbiran #takbir keliling #tradisi malam lebaran #lebaran #indonesia