Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Begini Tradisi Perayaan Lebaran di Berbagai Negara, Adakan Open House dan Jamuan Makan Besar untuk Keluarga 

Viona Rj • Minggu, 22 Maret 2026 | 06:30 WIB
Tradisi berkumpul dan pulang kampung saat Lebaran (AI)
Tradisi berkumpul dan pulang kampung saat Lebaran (AI)

 

HALOJEMBER - Hari Raya Idulfitri atau Lebaran dirayakan umat Muslim di seluruh dunia dengan cara yang beragam. Meski esensinya sama merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa setiap negara memiliki tradisi unik yang dipengaruhi budaya lokal. Berikut beberapa tradisi menarik dari berbagai belahan dunia.

1. Indonesia: Mudik dan Halal Bihalal

Di Indonesia, Lebaran identik dengan tradisi mudik, yaitu pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga. Setelah salat Id, masyarakat saling bersilaturahmi dan melakukan halal bihalal, tradisi saling memaafkan yang menjadi ciri khas Indonesia.

Hidangan seperti ketupat, opor ayam, dan rendang hampir selalu hadir di meja makan.

2. Malaysia: Rumah Terbuka

Di Malaysia, masyarakat mengadakan “open house” atau rumah terbuka. Siapa pun tetangga, teman, bahkan wisatawan—boleh datang berkunjung dan menikmati hidangan khas seperti lemang dan rendang. Tradisi ini mencerminkan keterbukaan dan kerukunan antarumat beragama.

3. Turki: Bayram dan Tradisi Permen

Di Turki, Idulfitri dikenal dengan sebutan Şeker Bayramı atau “Festival Gula.” Anak-anak berkeliling mengunjungi rumah kerabat dan tetangga untuk menerima permen dan cokelat. Orang dewasa biasanya mencium tangan orang tua sebagai tanda hormat.

4. Arab Saudi: Silaturahmi dan Jamuan Besar

Di Arab Saudi, perayaan dimulai dengan salat Id berjamaah dalam jumlah besar. Setelah itu, keluarga berkumpul untuk menikmati hidangan khas seperti kabsa. Suasana kekeluargaan dan jamuan makan besar menjadi inti perayaan.

5. Pakistan: Chand Raat

Di Pakistan, malam sebelum Lebaran disebut Chand Raat (Malam Bulan). Masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk berbelanja dan menghias tangan dengan henna. Suasana malam itu sangat meriah dan penuh antusiasme menyambut hari raya.

6. Mesir: Kue Kahk

Di Mesir, Lebaran dirayakan dengan membuat kue khas bernama kahk, kue kering berisi kurma atau kacang yang ditaburi gula halus. Tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman kuno dan tetap lestari hingga kini.

7. India: Hidangan Manis dan Sedekah

Di India, umat Muslim merayakan dengan menyajikan hidangan manis seperti sheer khurma (puding susu dan kurma). Selain itu, pemberian zakat fitrah dan sedekah menjadi bagian penting dari perayaan.

Meski dirayakan dengan tradisi yang berbeda-beda, Lebaran di berbagai negara tetap memiliki pesan yang sama: kebersamaan, rasa syukur, dan saling memaafkan. Perbedaan budaya justru memperkaya cara umat Muslim di seluruh dunia merayakan hari kemenangan ini.

Dari Asia hingga Timur Tengah dan Afrika, Lebaran selalu menjadi momen penuh kebahagiaan dan harapan baru.

Editor : Viona Rj
#open house #perayaan #lebaran #tradisi