Halojember - Kepercayaan terhadap benda-benda mistis masih hidup di tengah masyarakat hingga sekarang. Salah satunya adalah bulu perindu.
Bulu perindu kerap disebut-sebut sebagai jimat ampuh untuk memikat hati seseorang hingga melancarkan usaha.
Meski terdengar tak masuk akal bagi sebagian orang, nyatanya benda ini masih banyak dicari.
Bulu perindu dikenal sebagai benda kecil menyerupai bulu dengan panjang beberapa sentimeter dan sangat tipis.
Baca Juga: Akar Bulu Perindu: Antara Mitos Ilmu Pikat Pasangan
Konon, benda ini memiliki kekuatan supranatural yang bisa membuat seseorang jatuh hati.
Cara penggunaannya pun disebut cukup sederhana, yakni dengan meniup ujungnya sambil membayangkan orang yang dituju.
Tak hanya soal asmara, bulu perindu juga dipercaya memiliki khasiat lain.
Baca Juga: Harga Bulu Perindu , Mitos Magis dari Kalimantan Suku Dayak yang Punya Kemampuan Pikat Lawan Jenis
Sejumlah orang meyakini benda ini bisa menjadi pelaris bisnis hingga membantu kelancaran karier.
Karena itu, bulu perindu kerap dikaitkan dengan praktik spiritual dan kepercayaan turun-temurun di berbagai daerah.
Lalu, dari mana sebenarnya asal-usul bulu perindu? Berikut tiga versi yang berkembang di masyarakat:
Baca Juga: Begini Cara Pakai Bulu Perindu yang Sering Disebut-Sebut Cara Ampuh Memikat Wanita
1. Berasal dari rumput bujang
Sebagian orang meyakini bulu perindu berasal dari rumput bujang yang sering dikaitkan dengan Kalimantan.
Anggapan ini muncul dari stereotipe masyarakat terhadap daya tarik perempuan suku Dayak.
Namun, secara faktual rumput bujang bukan tanaman langka dan bisa tumbuh di berbagai wilayah.
Baca Juga: Mitos Bulu Perindu, Pelet Ampuh Memikat Hati Seseorang
2. Terdapat di ruas bambu
Kepercayaan lain berkembang di masyarakat Jawa dan Sumatra yang menyebut bulu perindu berasal dari rongga di antara ruas bambu.
Konon, hanya orang tertentu yang dianggap “beruntung” atau mendapat petunjuk yang bisa menemukannya. Versi ini cukup populer dalam cerita-cerita tradisional.
3. Berasal dari sarang burung elang hitam
Versi berikutnya mengaitkan bulu perindu dengan sarang burung elang hitam.
Cerita ini berakar dari mitologi Jawa kuno yang menyebut burung tersebut sebagai simbol kasih sayang.
Karena itu, bulu perindu dipercaya memiliki kekuatan untuk memikat hati seseorang.
Baca Juga: Ciri-Ciri Bulu Perindu Palsu, Cek Dulu Sebelum Ketipu
Beragam cerita tersebut menunjukkan bahwa bulu perindu lebih lekat dengan mitos dan kepercayaan budaya dibandingkan fakta ilmiah.
Meski begitu, hingga kini masih banyak orang yang mempercayai dan menggunakannya.
Lantas, apakah bulu perindu benar-benar ampuh atau hanya sekadar sugesti?*
Editor : Sidkin