Waktu sering kali menjadi alasan seseorang mengubur mimpi. Namun, bagi Indi Naidha, anggapan itu justru harus dipatahkan. Di tengah perannya sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Jember, ia meyakini bahwa setiap orang, terutama perempuan, selalu punya kesempatan untuk memulai, melangkah, dan meraih cita-cita, kapan pun waktunya.
Perempuan, menurutnya, memiliki ruang dan peluang yang sama untuk tumbuh dan berhasil. Ia menyadari, jalan menuju cita-cita kerap diwarnai keraguan, tekanan, bahkan stigma. Namun justru dari situlah kekuatan itu dibentuk.
“Tidak ada kata terlambat. Selama kita masih punya kemauan, selalu ada jalan untuk meraih apa yang kita impikan,” ujarnya.
Alumnus Pascasarjana Hukum Universitas Narotama Surabaya ini menuturkan, perjalanan hidupnya bukan tanpa liku. Ia pernah berada di titik ragu, menghadapi keterbatasan, hingga harus membuktikan diri di tengah berbagai tantangan.
Tetapi semua itu tidak membuatnya berhenti. Ia memilih terus belajar, memperbaiki diri, dan melangkah maju, satu tahap demi satu tahap, hingga akhirnya mampu berdiri di posisi sekarang.
Di momentum refleksi perjuangan perempuan RA Kartini, pesannya mengalir hangat dan menggugah. “Perempuan punya kesempatan yang sama.
Jangan takut bermimpi besar dan jangan pernah merasa tertinggal. Terpenting, kita terus bergerak dan memberi arti kepada sesama,” tuturnya.
Sebuah ajakan yang sederhana, tetapi kuat. Bahwa setiap perempuan berhak menentukan masa depan dan menyalakan harapan, tidak peduli kapan ia memulainya. (ika/kin/nur)
Editor : Viona Rj