Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

CATAT, Berikut ini Barang yang Tidak Boleh Dilewatkan oleh Calon Jamaah Haji Laki-laki

Viona Rj • Kamis, 30 April 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi Jamaah Haji Laki-laki (Ona/AI/Halojember)
Ilustrasi Jamaah Haji Laki-laki (Ona/AI/Halojember)

 

HALOJEMBER - Menunaikan ibadah haji membutuhkan persiapan yang matang, tidak hanya dari segi fisik dan mental, tetapi juga perlengkapan yang akan dibawa. Bagi calon jamaah haji laki-laki, ada sejumlah barang penting yang harus dipersiapkan agar ibadah dapat berjalan lancar, nyaman, dan khusyuk.

Persiapan perlengkapan bagi calon jamaah haji laki-laki harus dilakukan dengan cermat dan terencana. Membawa barang secukupnya namun tepat guna akan sangat membantu kelancaran ibadah. Fokus utama adalah kenyamanan, kebersihan, dan kemudahan dalam beraktivitas. Dengan perlengkapan yang tepat, jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih tenang, khusyuk, dan maksimal.

Persiapan yang matang akan mengurangi risiko kendala di lapangan, sehingga jamaah dapat lebih fokus pada tujuan utama, yaitu beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Hal paling utama yang harus dibawa oleh jamaah laki-laki adalah kain ihram. Berbeda dengan perempuan, laki-laki diwajibkan mengenakan dua helai kain ihram yang tidak berjahit saat memasuki miqat. Kain ini terdiri dari bagian atas (rida’) dan bagian bawah (izar).

Pilih kain ihram berbahan katun yang lembut, menyerap keringat, dan tidak mudah melorot. Sebaiknya membawa lebih dari satu set sebagai cadangan, mengingat kain ini akan digunakan dalam beberapa rangkaian ibadah.

Selain kain ihram, pakaian sehari-hari juga perlu dipersiapkan. Bawalah baju koko, gamis pria, atau pakaian muslim yang nyaman dan sopan untuk digunakan di luar waktu ihram.

Pilih bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat, karena suhu di Arab Saudi cukup tinggi. Jumlah pakaian sebaiknya disesuaikan dengan lama tinggal, namun tetap efisien agar tidak memberatkan bawaan.

Perlengkapan ibadah seperti sajadah kecil dan Al-Qur’an juga sangat dianjurkan. Sajadah lipat akan membantu ketika harus salat di tempat yang tidak tersedia alas.

Sementara Al-Qur’an ukuran kecil atau versi digital di ponsel dapat memudahkan jamaah untuk tetap membaca dan mendekatkan diri kepada Allah di sela-sela aktivitas ibadah.

Tas kecil atau tas selempang menjadi barang penting yang tidak boleh dilupakan. Tas ini digunakan untuk menyimpan barang berharga seperti paspor, uang, kartu identitas, ponsel, dan perlengkapan kecil lainnya.

Pilih tas yang ringan, aman, dan memiliki banyak kompartemen agar barang mudah diakses. Tas ini akan selalu dibawa saat beraktivitas di luar penginapan, terutama saat berada di Masjidil Haram.

Sandal atau alas kaki juga menjadi perlengkapan penting. Mengingat jamaah akan banyak berjalan kaki, pilih sandal yang nyaman, ringan, dan tidak licin.

Sandal dengan tali belakang lebih disarankan agar tidak mudah terlepas saat berjalan. Selain itu, membawa sandal cadangan juga penting untuk mengantisipasi jika sandal utama hilang atau rusak.

Perlengkapan kebersihan pribadi tidak kalah penting. Bawalah sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, handuk kecil, serta alat cukur.

Menjaga kebersihan diri sangat penting selama ibadah haji, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan aktivitas padat. Gunakan perlengkapan dalam ukuran travel agar lebih praktis.

Tisu basah, tisu kering, dan hand sanitizer juga wajib dibawa. Barang-barang ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan tangan dan tubuh saat berada di tempat ramai atau ketika sulit menemukan air. Kebersihan menjadi faktor penting untuk mencegah penyakit selama menjalankan ibadah.

Obat-obatan pribadi juga harus dipersiapkan dengan baik. Bawalah obat-obatan seperti obat flu, sakit kepala, vitamin, dan obat sesuai kondisi kesehatan masing-masing. Bagi yang memiliki penyakit tertentu, sangat penting membawa obat resep dalam jumlah cukup selama perjalanan. Simpan obat dalam wadah khusus agar mudah ditemukan.

Payung lipat atau topi juga sangat berguna untuk melindungi diri dari panas matahari. Cuaca di Tanah Suci bisa sangat terik, sehingga perlindungan tambahan sangat diperlukan. Selain itu, kipas kecil portabel bisa menjadi solusi untuk mengurangi rasa panas saat berada di keramaian.

Perlengkapan tambahan seperti ikat pinggang ihram juga sangat penting. Ikat pinggang ini berfungsi untuk menjaga kain ihram tetap pada posisinya dan tidak mudah melorot. Pilih ikat pinggang yang memiliki kantong kecil agar bisa digunakan untuk menyimpan uang atau kartu.

Charger dan power bank juga wajib dibawa. Komunikasi dengan rombongan sangat penting selama ibadah haji. Dengan memastikan ponsel selalu dalam kondisi aktif, jamaah dapat menghindari risiko tersesat dan tetap terhubung dengan kelompoknya.

Kantong plastik atau laundry bag juga sering dianggap sepele, padahal sangat berguna. Barang ini bisa digunakan untuk memisahkan pakaian kotor, menyimpan sandal, atau membawa barang basah. Dengan adanya kantong khusus, barang bawaan akan tetap rapi dan higienis.

Bagi laki-laki, membawa gunting kecil atau alat cukur juga penting, terutama saat tahallul (memotong rambut). Pastikan alat tersebut aman dan disimpan dengan baik. Barang kecil ini sering terlupakan, padahal sangat dibutuhkan dalam salah satu rangkaian ibadah haji.

Masker juga menjadi perlengkapan yang tidak kalah penting. Selain melindungi dari debu dan polusi, masker juga membantu mengurangi risiko tertular penyakit di tengah keramaian jutaan jamaah dari berbagai negara.

Selain itu, buku doa kecil atau panduan manasik haji sangat dianjurkan. Buku ini membantu jamaah memahami urutan ibadah dan doa-doa yang harus dibaca. Alternatifnya, jamaah juga bisa menggunakan aplikasi di ponsel yang lebih praktis.

 

Editor : Viona Rj
#Calon Jamaah #Perlengkapan #haji #laki-laki