HALOJEMBER – Memasuki minggu kedua musim haji 1447 H/2026 M, petugas PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) di berbagai Asrama Haji Embarkasi dan Bandara kembali menemukan ratusan kilogram barang bawaan jemaah haji yang melebihi ketentuan.
Akibatnya, barang-barang tersebut terpaksa diturunkan dan ditinggalkan.
Berdasarkan laporan di lapangan, mayoritas barang yang diturunkan adalah koper bagasi yang beratnya melebihi batas maksimal 32 kilogram, serta koper kabin yang melebihi batas 7 kilogram.
"Kami terpaksa membongkar dan meminta jemaah meninggalkan barang bawaan yang overweight (kelebihan berat) maupun barang yang dilarang. Ini demi keselamatan penerbangan, bukan untuk mempersulit jemaah," ujar salah satu petugas screening di Asrama Haji Pondok Gede.
Oleh-oleh dan Benda Tajam Mendominasi
Barang-barang yang seringkali terpaksa diturunkan antara lain kardus oleh-oleh yang diikat tidak sesuai aturan, bahan makanan cair yang berlebih, serta benda tajam seperti gunting kuku dan pisau yang diselipkan dalam tas kabin.
Kepala Daker Bandara kembali menegaskan, peraturan mengenai barang bawaan sudah disosialisasikan jauh hari.
Koper yang diperbolehkan hanya dua jenis: koper besar maksimal 32 kg untuk bagasi dan koper kabin maksimal 7 kg.
Penyegelan Koper di Asrama
Tahun 2026 ini, pemeriksaan barang dilakukan lebih ketat. Barang bawaan jemaah disaring sejak di asrama haji sebelum masuk bus menuju bandara.
"Begitu masuk bus, koper akan disegal dan langsung menuju pesawat. Jika di asrama sudah ketahuan berlebih, langsung kami minta keluarkan, daripada tertahan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah," tambah petugas.
Himbauan Kemenhaj
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberikan peringatan keras kepada seluruh jemaah untuk mematuhi aturan demi kelancaran ibadah.
Jemaah diminta tidak membawa barang-barang yang tidak diperlukan selama di Tanah Suci untuk menghindari kelebihan kapasitas di pesawat.
Baca Juga: Parfum "Malaikat Subuh", Wangi Floral Segar, Viral dan Digemari Banyak Jemaah Haji Indonesia!
Situasi penumpukan barang di bandara seringkali menghambat proses kepulangan jemaah.
Petugas mengimbau jemaah untuk hanya membawa koper kabin dan tas paspor untuk kebutuhan mendesak selama penerbangan.
Editor : Hariri HJ