Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kisah Haru Syafaroh, Remaja 16 Tahun Asal Pasuruan Gantikan Ibu Wafat ke Tanah Suci 2026

Hariri HJ • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:00 WIB
Syafaroh, remaja 16 tahun asal Pasuruan membawa foto ibunya yang meninggal dunia, dalam sebuah gambar ilustrasi saat naik haji di tanah suci Makkah. (nurhariri/ai/halojember)
Syafaroh, remaja 16 tahun asal Pasuruan membawa foto ibunya yang meninggal dunia, dalam sebuah gambar ilustrasi saat naik haji di tanah suci Makkah. (nurhariri/ai/halojember)

HALOJEMBER – Musim haji tahun 2026 kembali menghadirkan cerita yang menggetarkan hati.

Di tengah ribuan jemaah lanjut usia, terselip kisah mengharukan dari Nimatus Syafaroh, seorang remaja berusia 16 tahun asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Syafaroh, yang akrab disapa Syafa, berangkat ke Tanah Suci menggantikan almarhumah ibundanya yang wafat pada tahun 2025, tepat satu bulan sebelum pelunasan biaya haji dilakukan.

Baca Juga: Screening Ketat Asrama Haji 2026, Banyak Barang Bawaan Haji Diturunkan karena Terlalu Berat

Remaja yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA ini akhirnya melangkah ke Baitullah menggunakan porsi haji sang ibu yang telah didaftarkan sejak tahun 2012.

Campur Aduk Perasaan

Saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Rabu (22/4/2026), Syafa mengenakan batik biru muda dan jilbab hitam.

Wajahnya memancarkan kebahagiaan, namun matanya tak bisa menyembunyikan kesedihan mendalam.

"Enggak terpikirkan bisa naik haji di usia muda. Senang sedih rasanya campur aduk karena tidak ada ibu. Aku berangkat berdua sama ayah," kata Syafa dengan suara bergetar.

Baca Juga: Haji 2026: 221 Ribu Jemaah Indonesia Berangkat, 177 Ribu Masuk Kategori Risiko Tinggi dan Lansia 40 Ribuan Orang

Syafa mengaku sempat merasa belum siap secara mental untuk memikul tanggung jawab besar sebagai jemaah haji di usianya yang masih sangat muda.

Namun, kerinduan untuk mendoakan almarhumah ibunya di depan Kakbah menjadi penguat tekadnya.

Misi Suci di Tanah Suci

Kisah Syafa bukan satu-satunya di tahun 2026. Di tempat lain, Rizki Rahman Al Farisi, 17, dari Bekasi juga berangkat menggantikan sang ayah yang wafat, dan Lala, 15, dari Padang yang menggantikan almarhum ayahnya, Zuhrizal.

Syafa berkomitmen untuk menjadikan perjalanan ini sebagai bakti terakhir kepada orang tuanya.

Baca Juga: Cuaca Makkah Capai 43 Derajat Celsius, Ini Penjelasan Jubir Kemenhaj

"Banyak yang dipersiapkan. Sebelum berangkat, banyak mengaji dan menghafal doa-doa. Aku ingin mendoakan ibu di sana," tuturnya.

Keberangkatan Syafa mendapat dukungan penuh dari sang ayah. Ia pun harus meninggalkan sementara kewajiban pondok pesantrennya untuk menunaikan rukun Islam kelima ini.

Kisah Syafa dan para jemaah haji muda pelimpahan porsi menjadi bukti cinta yang tak terputus, di mana baktinya anak menggantikan impian orang tua yang telah berpulang ke Rahmatullah.

 

Editor : Hariri HJ
#Kisah Haru Syafaroh #Remaja 16 Tahun #Gantikan Ibu Wafat #Tanah Suci 2026 #pasuruan