Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Begini Penjelasan 5 Urutan Wajib Haji yang Harus Diketahui oleh Calon Jamaah

Viona Rj • Senin, 4 Mei 2026 | 15:00 WIB
Pelaksanaan Ihrom yang dilangsungkan jemaah haji seperti gambar di atas. (ai/nurhariri/halojember).
Pelaksanaan Ihrom yang dilangsungkan jemaah haji seperti gambar di atas. (ai/nurhariri/halojember).

HALOJEMBER - Dalam pelaksanaan ibadah haji, terdapat amalan yang disebut wajib haji. Wajib haji berbeda dengan rukun haji. Jika rukun haji tidak dilakukan maka hajinya tidak sah, sedangkan jika wajib haji tidak dilaksanakan, hajinya tetap sah tetapi harus membayar dam (denda). Oleh karena itu, memahami urutan wajib haji sangat penting agar ibadah berjalan sempurna.

Berikut adalah urutan wajib ibadah haji yang perlu diketahui:

1. Ihram dari Miqat
Wajib haji yang pertama adalah berihram dari miqat yang telah ditentukan. Jamaah harus memulai niat haji di tempat tersebut, baik miqat zamani (waktu) maupun miqat makani (tempat). Jika seseorang melewati miqat tanpa ihram, maka ia wajib membayar dam.

2. Mabit di Muzdalifah
Setelah wukuf di Arafah, jamaah wajib bermalam (mabit) di Muzdalifah pada malam 10 Zulhijah. Di sini jamaah juga mengumpulkan batu kerikil untuk melontar jumrah. Mabit ini termasuk wajib haji yang tidak boleh ditinggalkan tanpa alasan syar’i.

3. Mabit di Mina
Jamaah wajib bermalam di Mina pada hari-hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Namun, bagi yang mengambil nafar awal, boleh meninggalkan Mina pada tanggal 12 setelah melontar jumrah.

4. Melontar Jumrah
Melontar jumrah merupakan wajib haji yang dilakukan di Mina. Jamaah melempar batu kerikil ke tiga jumrah, yaitu Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah sesuai dengan ketentuan hari yang telah ditetapkan. Ini melambangkan perlawanan terhadap godaan setan.

5. Tawaf Wada (Tawaf Perpisahan)
Wajib haji terakhir adalah tawaf wada, yaitu tawaf perpisahan yang dilakukan sebelum meninggalkan Kota Makkah. Kewajiban ini berlaku bagi jamaah yang bukan penduduk Makkah.

Selain kelima hal tersebut, ada juga larangan-larangan dalam ihram yang harus dijauhi. Jika dilanggar, jamaah juga wajib membayar dam.

Memahami urutan wajib haji membantu jamaah untuk lebih tertib dalam menjalankan ibadah. Dengan melaksanakan seluruh wajib haji dengan baik, diharapkan ibadah yang dilakukan menjadi lebih sempurna dan memperoleh haji yang mabrur.

 

Editor : Viona Rj
#urutan wajib haji #haji 2025 #ibadah haji