HALOJEMBER - Tanggal 8 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Tarwiyah, yaitu awal dimulainya rangkaian puncak ibadah haji. Pada hari ini, jamaah haji mulai bergerak dari Makkah menuju Mina untuk mempersiapkan diri menghadapi wukuf di Arafah keesokan harinya. Hari Tarwiyah menjadi momen penting untuk menata niat, memperkuat spiritualitas, serta menjaga kesiapan fisik.
Hari Tarwiyah adalah gerbang menuju puncak ibadah haji. Meskipun banyak diisi dengan aktivitas persiapan, nilai spiritualnya sangat besar.
Dengan memanfaatkan hari ini untuk beribadah, berdoa, dan menjaga kesiapan diri, jamaah dapat menjalani rangkaian haji berikutnya dengan lebih khusyuk dan optimal.
Makna Hari Tarwiyah
Secara historis, Hari Tarwiyah berkaitan dengan peristiwa Nabi Ibrahim AS yang mulai mempersiapkan diri atas perintah Allah SWT. Kata “Tarwiyah” sendiri berarti “membawa bekal air”, karena pada masa dahulu para jamaah menyiapkan persediaan air sebelum menuju Arafah.
Rangkaian Ibadah di Hari Tarwiyah
1. Ihram dari Makkah (bagi haji tamattu’)
Bagi jamaah yang melaksanakan haji tamattu’, pada tanggal 8 Dzulhijjah mereka kembali berihram dari tempat tinggal di Makkah dengan niat haji. Setelah itu, jamaah mulai mengumandangkan talbiyah.
2. Berangkat menuju Mina
Jamaah bergerak menuju Mina pada pagi hari. Perjalanan ini dilakukan dengan tertib sesuai arahan petugas. Setibanya di Mina, jamaah menempati tenda yang telah disediakan.
3. Mabit (bermalam) di Mina
Bermalam di Mina pada malam 9 Dzulhijjah termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Jamaah dianjurkan untuk beristirahat dengan cukup sambil memperbanyak ibadah.
4. Melaksanakan shalat wajib
Di Mina, jamaah melaksanakan shalat Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Shalat dilakukan dengan cara qashar (diringkas) tanpa dijamak, sesuai sunnah Rasulullah SAW.
5. Memperbanyak dzikir dan doa
Hari Tarwiyah menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta berdoa memohon kelancaran ibadah haji.
6. Menjaga kondisi fisik
Karena rangkaian ibadah berikutnya cukup berat, jamaah dianjurkan menjaga kesehatan, cukup istirahat, dan mengatur asupan makanan.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas
- Tidak memaksakan diri dalam aktivitas fisik
- Menghindari hal-hal yang melanggar larangan ihram
- Menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama
Editor : Viona Rj