Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Suwar Suwir

Berikut ini Amalan Haji Pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah

Viona Rj • Kamis, 7 Mei 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi jamaah haji yang sedang melakukan lempar jumrah (AI/Halojember)
Ilustrasi jamaah haji yang sedang melakukan lempar jumrah (AI/Halojember)

HALOJEMBER - Tanggal 10 Dzulhijjah merupakan puncak rangkaian ibadah haji yang sangat padat dan penuh makna. Pada hari ini, jamaah haji melaksanakan beberapa amalan utama secara berurutan di Mina dan sekitarnya. Hari ini juga bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, sehingga memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.

Urutan pertama yang dilakukan jamaah haji pada 10 Dzulhijjah adalah melontar jumrah Aqabah. Jamaah melempar tujuh butir kerikil ke jumrah Aqabah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah terbit matahari hingga menjelang malam, meskipun ada keringanan waktu bagi kondisi tertentu.

Setelah melontar jumrah, rangkaian berikutnya adalah penyembelihan hewan kurban (hadyu), khususnya bagi jamaah haji tamattu’ dan qiran. Penyembelihan ini menjadi bentuk ketaatan dan pengorbanan. Di masa sekarang, proses ini umumnya dilakukan melalui lembaga resmi, sehingga jamaah tidak harus menyembelih sendiri.

Selanjutnya, jamaah melakukan tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut sebagai tanda keluar dari sebagian larangan ihram. Bagi laki-laki, dianjurkan mencukur habis rambut, sedangkan perempuan cukup memotong sebagian kecil rambut. Setelah tahallul awal ini, jamaah sudah diperbolehkan melakukan sebagian aktivitas yang sebelumnya dilarang, kecuali hubungan suami istri.

Setelah itu, jamaah menuju Makkah untuk melaksanakan thawaf ifadah, salah satu rukun haji yang wajib dilakukan. Thawaf ini dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Setelah thawaf, jamaah melanjutkan dengan sa’i antara bukit Shafa dan Marwah bagi yang belum melaksanakannya sebelumnya.

Dengan selesainya thawaf ifadah dan sa’i, jamaah kemudian memasuki tahallul tsani, yaitu kondisi di mana seluruh larangan ihram telah diperbolehkan sepenuhnya. Jamaah pun kembali dalam keadaan normal.

Urutan amalan pada 10 Dzulhijjah ini pada dasarnya adalah: melontar jumrah Aqabah, menyembelih hewan kurban, tahallul, thawaf ifadah, dan sa’i. Namun, dalam praktiknya terdapat keringanan untuk mendahulukan atau mengakhirkan sebagian amalan tersebut tanpa dikenai dam, selama masih dalam batas ketentuan syariat.

Memahami urutan pelaksanaan ibadah pada hari ini sangat penting agar jamaah dapat menjalankan haji dengan tertib, tenang, dan sesuai tuntunan. Selain itu, setiap rangkaian ibadah memiliki makna mendalam tentang ketaatan dan pengorbanan.

 

Editor : Viona Rj
#10 Dzulhijjah #idul adha #ibadah haji