Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Berikut ini Hal yang Harus Dilakukan Jamaah Haji Saat Pertama Kali Melihat Ka’bah

Viona Rj • Minggu, 17 Mei 2026 | 22:00 WIB
Gambar Kabah di Mekkah (AI/Halojenber)
Gambar Kabah di Mekkah (AI/Halojenber)

 

HALOJEMBER - Bagi umat Muslim, melihat Ka’bah untuk pertama kalinya adalah momen yang sangat istimewa dan penuh haru. Banyak jamaah yang tak kuasa menahan air mata saat akhirnya berada di depan Baitullah setelah perjalanan panjang dan doa yang selama ini dipanjatkan.

Melihat Ka’bah untuk pertama kalinya bukan hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati. Momen tersebut sering menjadi titik refleksi bagi banyak orang untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kehidupan menjadi lebih baik.

Karena itu, ada beberapa hal yang dianjurkan dilakukan agar momen sakral tersebut semakin bermakna dan penuh kekhusyukan.

1. Tundukkan Pandangan

Saat pertama kali memasuki area Masjidil Haram, disarankan untuk menundukkan pandangan terlebih dahulu sebagai bentuk adab dan penghormatan kepada rumah Allah. Jamaah biasanya baru mengangkat pandangan ketika sudah berada di posisi yang tepat atau mendekati area mataf.

Momen ini bukan sekadar melihat bangunan Ka’bah, tetapi juga menghadirkan rasa rendah hati dan kesadaran bahwa diri sedang menjadi tamu Allah SWT.

2. Berhenti Sejenak dan Resapi Suasana

Ketika Ka’bah akhirnya terlihat di depan mata, berhentilah sejenak. Jangan terburu-buru berjalan atau sibuk mengambil gambar. Biarkan rasa haru, syukur, dan bahagia memenuhi hati.

Rasakan bahwa di tempat itulah jutaan doa dipanjatkan oleh umat Muslim dari seluruh dunia. Banyak jamaah yang mengaku tidak mampu berkata-kata saat pertama kali melihat Ka’bah karena begitu kuatnya suasana spiritual yang dirasakan.

3. Membaca Doa Melihat Ka’bah

Setelah melihat Ka’bah, jamaah dianjurkan mengangkat kedua tangan lalu membaca takbir dan tahlil sebanyak tiga kali:

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Laa Ilaaha Illallah.”

Kemudian dilanjutkan dengan doa:

“Allahumma zid hadzal baita tasyrifan wa ta’dziman wa takriman wa mahabatan.”

Doa tersebut berisi harapan agar Allah menambah kemuliaan, kehormatan, dan keberkahan bagi Ka’bah.

4. Panjatkan Doa Terbaik

Banyak ulama menyebutkan bahwa doa saat pertama kali melihat Ka’bah merupakan salah satu momen mustajab. Karena itu, gunakan kesempatan tersebut untuk memanjatkan doa-doa terbaik.

Jangan hanya meminta urusan duniawi, tetapi mintalah ampunan dosa, keberkahan hidup, kesehatan, kemudahan ibadah, hingga harapan bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Tak sedikit jamaah yang juga mendoakan keluarga dan orang-orang tercinta di momen istimewa tersebut.

5. Ucapkan Syukur yang Mendalam

Tidak semua orang mendapatkan kesempatan datang ke Tanah Suci. Karena itu, jangan lupa mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena telah dipilih menjadi tamu-Nya.

Syukur bisa diwujudkan dengan memperbanyak doa, menjaga sikap, serta memaksimalkan ibadah selama berada di Masjidil Haram.

6. Mulailah Tawaf dengan Tertib

Setelah hati mulai tenang, jamaah dapat melangkah menuju area Hajar Aswad untuk memulai tawaf. Lakukan dengan tertib dan tetap menjaga kenyamanan jamaah lain.

Hindari saling dorong atau memaksakan diri demi mendekati titik tertentu. Ibadah akan terasa lebih khusyuk ketika dilakukan dengan tenang, sabar, dan penuh penghormatan kepada sesama jamaah.

 

 

Editor : Viona Rj
#jamaah haji #Ka'bah #haji