Fase ini merupakan bagian dari persiapan spiritual dan fisik setelah seluruh kloter jemaah gelombang pertama dan kedua tiba di Makkah.
Selanjutnya, seluruh jemaah haji akan segera melaksanakan puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H).
Baca Juga: Cara Menyambut Kepulangan Jemaah Haji yang Baik agar Berkahnya Mengalir
Sementara itu, pada 22 Mei 2026, Suasana di Kota Suci Makkah kian padat seiring mendekatnya puncak operasional haji 1447 H / 2026 M.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan persiapan sarana prasarana di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Ibadah yang Sedang Berlangsung saat Ini
· Umrah Wajib dan Tawaf: Jemaah yang baru tiba di Makkah langsung menyelesaikan prosesi umrah wajib (ihram, tawaf, sa'i, dan tahalul).
Baca Juga: Jemaah Haji Jember dan Dunia Lakukan Umroh Wajib, Siap Menuju Fase Ibadah Armuzna di Makkah
· Ibadah Mandiri: Bagi jemaah yang sudah menyelesaikan umrah, aktivitas saat ini dipusatkan untuk melakukan salat berjamaah di Masjidil Haram, iktikaf, membaca Al-Qur'an, dan menjaga kebugaran fisik.
· Edukasi Jalur Tarwiyah & Jamarat: Jemaah juga mulai diberikan orientasi dan pemahaman mengenai jalur pergerakan lontar jumrah di Mina agar pelaksanaannya berjalan aman.
Ibadah Besar yang Akan Dilaksanakan dalam Waktu Dekat
Rangkaian puncak haji akan resmi dimulai dalam hitungan hari dengan jadwal sebagai berikut:
· Pergerakan ke Arafah (25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah): Jemaah mulai memakai pakaian ihram kembali dari hotel masing-masing dan diberangkatkan secara bergelombang menuju tenda-tenda di Arafah.
· Wukuf di Arafah (26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah): Jemaah akan melaksanakan inti dari ibadah haji, yaitu berdiam diri, mendengarkan khutbah Arafah, merenung, dan memperbanyak doa dari siang hingga magrib.
Baca Juga: Keutamaan Ibadah Haji bagi Umat Muslim, Penyempurna Rukun Islam
· Mabit di Muzdalifah & Mina (26–27 Mei 2026): Selepas wukuf, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk mengumpulkan batu kerikil (mabit singkat), lalu melanjutkan perjalanan untuk mabit (menginap) di Mina.
· Lempar Jumrah & Idul Adha (27–30 Mei 2026): Jemaah akan melaksanakan lontar Jumrah Aqabah, melakukan tahalul, dan dilanjutkan dengan pelontaran jumrah di hari-hari Tasyrik.
Pemerintah Indonesia mengimbau seluruh jemaah untuk membatasi aktivitas fisik di luar hotel dan tidak memaksakan diri ibadah umrah sunnah berulang kali demi menjaga stamina sebelum puncak wukuf dimulai.
Editor : Hariri HJ