HALOJEMBER- Hari Raya Iduladha menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain identik dengan ibadah kurban, Iduladha juga merupakan hari penuh kebahagiaan, syukur, dan kebersamaan. Dalam menyambut hari besar ini, Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah sunnah yang dianjurkan untuk diamalkan agar perayaan Iduladha semakin bernilai ibadah.
Berikut beberapa sunnah di Hari Raya Iduladha yang dapat diamalkan umat Islam.
1. Mandi Sebelum Salat Id
Salah satu sunnah yang dianjurkan adalah mandi sebelum berangkat melaksanakan salat Iduladha. Mandi ini bertujuan membersihkan diri sekaligus sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya.
Selain mandi, umat Islam juga dianjurkan memakai pakaian terbaik dan bersih saat menuju tempat salat Id.
2. Memakai Wewangian
Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam memakai wewangian ketika menghadiri salat Id. Sunnah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari besar umat Islam.
Namun, penggunaan wewangian tetap harus sederhana dan tidak berlebihan.
3. Tidak Makan Sebelum Salat Iduladha
Berbeda dengan Idulfitri yang dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum salat Id, pada Hari Raya Iduladha umat Islam disunnahkan menunda makan hingga selesai melaksanakan salat Id.
Setelah salat, umat Islam dianjurkan makan dari daging hewan kurban apabila tersedia.
4. Mengumandangkan Takbir
Takbir menjadi syiar utama dalam perayaan Iduladha. Umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir sejak malam Iduladha hingga hari tasyrik.
Bacaan takbir yang sering dikumandangkan antara lain:
> “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd.”
Takbir dapat dibaca di masjid, rumah, maupun sepanjang perjalanan menuju tempat salat.
5. Berjalan Kaki Menuju Tempat Salat
Apabila memungkinkan, Rasulullah SAW mencontohkan berjalan kaki menuju lokasi salat Id. Selain itu, beliau juga dianjurkan melewati jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang.
Sunnah ini mengandung hikmah mempererat silaturahmi dan menebarkan syiar Islam kepada masyarakat.
6. Melaksanakan Salat Iduladha
Salat Iduladha hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Salat ini dilaksanakan dua rakaat secara berjamaah di masjid atau lapangan.
Selain mendapatkan pahala, salat Id juga menjadi momentum mempererat persaudaraan sesama umat Islam.
7. Mendengarkan Khutbah
Setelah salat Id, umat Islam dianjurkan tetap duduk dan mendengarkan khutbah hingga selesai. Dalam khutbah Iduladha biasanya disampaikan pesan tentang ketakwaan, keikhlasan, dan makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS.
8. Berkurban bagi yang Mampu
Ibadah kurban menjadi amalan utama di Hari Raya Iduladha bagi umat Islam yang mampu secara finansial. Hewan kurban seperti kambing, sapi, atau unta disembelih sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan.
9. Mempererat Silaturahmi
Hari Raya Iduladha juga menjadi momen untuk mempererat hubungan keluarga dan sesama. Saling mengunjungi, meminta maaf, serta berbagi kebahagiaan menjadi bagian dari nilai luhur Iduladha.
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Berbagai sunnah di Hari Raya Iduladha bukan sekadar tradisi, melainkan sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Dengan mengamalkan sunnah-sunnah tersebut, perayaan Iduladha tidak hanya menjadi meriah, tetapi juga penuh keberkahan dan makna spiritual.
Editor : Viona Rj