Jemaah haji telah melaksanakan puncak ibadah haji di Armuzna. Kini mereka tingga melakukan ibadah lain seperti Sai dan Towaf Ifadoh. (nurhariri/ai/halojember)HALOJEMBER - Jemaah haji asal Kabupaten Jember dan seluruh jemaah haji Indonesia dilaporkan dalam kondisi aman, bersyukur, dan telah menyelesaikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Saat ini, seluruh jemaah haji Indonesia dilaporkan sudah resmi meninggalkan Mina dan kembali ke hotel pemondokan di Makkah.
Berikut adalah penjelasan detail mengenai kondisi dan aktivitas yang sedang dikerjakan oleh para jemaah saat ini:
Baca Juga: Bapaknya Lansia, Anak yang Mendampingi Haji juga Sama-Sama Lansia, Ini Perlu Didampingi Lagi
- Kembali ke Hotel di Makkah & Pemulihan Stamina
Setelah menguras energi pada puncak haji (wukuf, mabit, dan lempar jumrah), jemaah kini beristirahat di hotel pemondokan Makkah untuk memulihkan kondisi fisik. Bus Shalawat juga dilaporkan sudah kembali beroperasi normal untuk melayani mobilitas jemaah. - Melaksanakan Tawaf Ifadah, Sai, dan Tahallul Akhir
Bagi jemaah yang belum menyelesaikan rukun haji pasca-Mina, mereka mulai mencicil pelaksanaan Tawaf Ifadah dan Sai di Masjidil Haram secara bertahap demi menghindari kepadatan ekstrem. - Persiapan Kepulangan ke Tanah Air (Gelombang I)
Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sudah mulai mematangkan kesiapan pemulangan. Jemaah haji Gelombang I dijadwalkan akan mulai dipulangkan ke Tanah Air secara bertahap besok, 1 Juni 2026.
Baca Juga: Mengira Tak Ada Selimut, Jemaah Haji Mbah Sarjo Tidur Pakai Sarung Bawaan dari Rumah
- Persiapan Pergeseran ke Madinah (Gelombang II)
Bagi jemaah Gelombang II (termasuk sebagian besar kloter dari Jember), mereka sedang bersiap untuk diberangkatkan menuju Madinah secara bertahap guna melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi.
Update Khusus Jemaah Haji Kabupaten Jember
- Jumlah Jemaah: Jember memberangkatkan total 2.956 jemaah yang terbagi ke dalam beberapa kelompok terbang (kloter) sejak keberangkatan pertengahan Mei lalu. Jumlah ini merupakan salah satu yang terbesar di Jawa Timur.
- Kondisi Umum: Sejauh ini, rombongan jemaah haji Jember terpantau kompak mengikuti arahan petugas maktab. Mengingat cuaca di Arab Saudi yang sempat menyentuh suhu ekstrem (45°C hingga 49°C), tim kesehatan kloter terus memantau ketat jemaah Jember yang masuk kategori risiko tinggi (risti).
Evaluasi dan Kabar Kesehatan Nasional
- Angka Kematian Turun: Kabar baik, manajemen haji tahun 2026 dinilai jauh lebih baik, ditandai dengan jumlah jemaah wafat yang turun tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
- Fasilitas Memuaskan: Hasil pemantauan Tim Pengawas Haji DPR RI di lapangan menunjukkan bahwa fasilitas tenda, kasur, AC, dan konsumsi untuk jemaah Indonesia di Armuzna tahun ini mendapatkan testimoni yang sangat positif.
- Skema Badal Haji: Bagi beberapa jemaah Indonesia yang dilaporkan wafat sebelum puncak haji selesai, PPIH mengonfirmasi bahwa seluruh ibadah haji mereka telah dibadalkan secara resmi oleh petugas.