Halojember – Sebuah video yang memperlihatkan seorang petani pulang-pergi ke lahan menggunakan drone pertanian mendadak viral di media sosial.
Tayangan yang sempat diunggah melalui akun TikTok @mbahkaruhon.tiktok.com1 itu ditonton jutaan kali dan menuai ribuan komentar warganet karena dianggap tak biasa.
Di balik viralnya video tersebut, ternyata aksi itu bukan bagian dari aktivitas rutin di perkebunan.
Budianto, selaku pemilik akun TikTok tersebut mengaku video itu dibuat hanya untuk konten iseng saat berada di lahan perkebunan pisang di kawasan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Baca Juga: Bermain Drone, Berikut Adalah Tips Bagi Pemula Agar Terbang Stabil dan Mulus
Sebelumnya, Budianto mengaku sudah beberapa kali mengunggah aktivitas drone pertanian yang digunakan mengangkut pupuk, benih, hingga kebutuhan operasional di perkebunan. Namun, konten-konten tersebut nyaris tak mendapat perhatian pengguna media sosial.
Karena penasaran, ia kemudian mencoba merekam momen drone yang mengangkut salah seorang pekerja menuju lokasi.
Hasilnya justru di luar dugaan. Video tersebut langsung ramai diperbincangkan dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
"Itu sebenarnya buat konten saja. Itu sebenarnya ya iseng-iseng saja. 'Eh, coba-coba ini angkut aku kuat enggak? Wah, beratmu kan cuma mungkin 60 kilogram sampai 70 kilogram, diangkut ya bisa nyampe sana ya bisa," ujar Budianto, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Spektakuler! Opick Hingga Drone Show Guncang Opening MTQ XXXI di Jember
Budianto mengaku sama sekali tidak menyangka video itu akan menjadi viral. Menurutnya, jumlah komentar dan penonton jauh melampaui unggahan-unggahan sebelumnya yang berkaitan dengan aktivitas pertanian.
"Ternyata penuh, penuh komentar di situ. Waduh, lah ini TikTok ini beneran lah ini. Kok ini follower-nya banyak, komentarnya kok ribuan bahkan ini dilihat jutaan kali itu," kata pria yang juga Direktur PT Bina Tani Makmur Jombang tersebut.
Ia juga meluruskan bahwa orang yang terlihat diangkut drone bukan dirinya, melainkan kepala area sekaligus mitra kerjanya. Meski demikian, ia memastikan proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.
"Bukan saya yang naik drone. Yang naik drone itu kepala pekerja area, itu mitra saya," ujarnya.
Menurut Budianto, pekerja diangkut satu per satu meski drone memiliki kapasitas angkut yang jauh lebih besar. Drone diterbangkan secara perlahan saat lepas landas maupun mendarat untuk meminimalkan risiko.
Baca Juga: Shio Bulan Kelahiran Kembali Viral di Media Sosial, Benarkah Bisa Ungkap Kepribadian Seseorang?
"Tapi ya kita akan mikir keamanan juga kan, Mas. Jadi satu-satu aja. Naiknya juga pelan, nurunkan juga pelan-pelan," pungkasnya.
Meski viral, Budianto menegaskan drone pertanian tersebut sejatinya tidak dirancang sebagai alat transportasi manusia.
Selama ini drone hanya dimanfaatkan untuk mendukung operasional perkebunan, sedangkan aksi mengangkut pekerja dilakukan semata-mata untuk kebutuhan konten.
Editor : Sidkin