Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Istilah dalam Lari yang Harus Diketahui Runner Pemula

Viona Rj • Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB
Ilustrasi pemanasan sebelum lari
Ilustrasi pemanasan sebelum lari

 

HALOJEMBER - Bagi seseorang yang baru mulai menekuni dunia lari, berbagai istilah yang digunakan oleh para pelari terkadang terdengar asing. Memahami istilah-istilah tersebut akan membantu runner pemula lebih mudah mengikuti program latihan, memahami target yang ingin dicapai, hingga berkomunikasi dengan komunitas lari.

Berikut beberapa istilah dalam lari yang perlu diketahui oleh runner pemula:

1. Pace

Pace adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tertentu, biasanya dihitung dalam menit per kilometer (menit/km).

Contoh:

· Pace 6:00 berarti membutuhkan waktu 6 menit untuk menempuh 1 kilometer.

· Jika berlari 5 kilometer dengan pace 6:00, maka waktu tempuhnya sekitar 30 menit.

Pace menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kecepatan saat berlari.

2. PB (Personal Best)

PB atau Personal Best adalah catatan waktu terbaik yang pernah dicapai seorang pelari pada jarak tertentu.

Contoh:

· PB 5K: 28 menit

· PB 10K: 58 menit

Banyak runner menjadikan PB sebagai target yang ingin terus diperbaiki dari waktu ke waktu.

3. Easy Run

Easy run adalah sesi lari dengan intensitas ringan dan kecepatan santai. Saat melakukan easy run, pelari masih bisa berbicara dengan nyaman tanpa kehabisan napas.

Jenis latihan ini berguna untuk membangun daya tahan tubuh dan membantu pemulihan setelah latihan berat.

4. Long Run

Long run adalah latihan lari dengan jarak yang lebih panjang dibandingkan latihan harian biasa. Tujuannya untuk meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh.

Misalnya:

· Pemula yang biasa berlari 3–5 km dapat mencoba long run 7–10 km secara bertahap.

5. Recovery Run

Recovery run adalah lari ringan yang dilakukan setelah latihan intensif atau setelah mengikuti perlombaan. Kecepatannya sangat santai dan bertujuan membantu tubuh pulih lebih cepat.

6. Interval Training

Interval training merupakan metode latihan dengan kombinasi lari cepat dan lari atau jalan santai sebagai waktu pemulihan.

Contoh:

· Lari cepat 400 meter

· Jalan atau jogging ringan 200 meter

· Diulang beberapa kali

Latihan ini efektif meningkatkan kecepatan dan kapasitas jantung.

7. Tempo Run

Tempo run adalah latihan lari dengan kecepatan yang cukup menantang namun masih dapat dipertahankan dalam waktu tertentu.

Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan tubuh berlari lebih cepat dalam durasi yang lebih lama.

8. Warm Up

Warm up atau pemanasan dilakukan sebelum berlari untuk mempersiapkan otot dan sendi agar siap beraktivitas.

Beberapa contoh pemanasan:

· Jalan cepat

· Dynamic stretching

· High knees

· Leg swing

9. Cool Down

Cool down atau pendinginan dilakukan setelah berlari untuk membantu detak jantung kembali normal dan mengurangi risiko cedera.

Biasanya dilakukan dengan:

· Jalan santai

· Peregangan ringan

10. Cadence

Cadence adalah jumlah langkah kaki yang dilakukan dalam satu menit saat berlari.

Cadence yang baik dapat membantu meningkatkan efisiensi lari dan mengurangi risiko cedera.

11. DNS (Did Not Start)

Istilah ini sering ditemukan dalam perlombaan lari. DNS berarti peserta terdaftar tetapi tidak memulai lomba.

12. DNF (Did Not Finish)

DNF berarti pelari memulai perlombaan tetapi tidak berhasil menyelesaikannya hingga garis finis.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari cedera, kondisi kesehatan, hingga faktor cuaca.

13. Race

Race adalah perlombaan lari yang diikuti oleh peserta dengan jarak tertentu, seperti:

· 5K (5 kilometer)

· 10K (10 kilometer)

· Half Marathon (21 kilometer)

· Marathon (42,195 kilometer)

14. Hydration

Hydration berarti menjaga kebutuhan cairan tubuh sebelum, selama, dan setelah berlari. Asupan cairan yang cukup sangat penting untuk menjaga performa dan mencegah dehidrasi.

15. Runner's High

Runner's high adalah perasaan senang, rileks, dan penuh energi yang sering dirasakan setelah berlari dalam durasi tertentu. Kondisi ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.

Memahami istilah-istilah dasar dalam dunia lari akan membantu runner pemula lebih percaya diri saat berlatih maupun bergabung dengan komunitas lari. Yang terpenting, jangan terlalu fokus pada kecepatan atau pencapaian orang lain. Mulailah secara bertahap, nikmati setiap proses latihan, dan jadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang menyenangkan. Karena dalam dunia lari, konsistensi jauh lebih penting daripada berlari cepat di awal perjalanan.

 

Editor : Viona Rj
runner lari