HALOJEMBER.COM - Saat ini, tren motor tua seperti jenis CB masih banyak diminati kaum muda. Mereka berlomba-lomba untuk modifikasi motor meski harus merogoh kocek yang sangat dalam.
Memang motor klasik ini, mempunyai tampilan ‘telanjang’ yang cukup menarik untuk dimodifikasi. Tidak heran, jika banyak muda-mudi yang ingin berkreasi di kuda besi tersebut. Menambah beberapa polesan agar lebih apik dan garang.
Tak tanggung-tanggung, untuk reparasinya bisa butuh waktu hingga berhari-hari. Sebab, permintaan konsumen agar tampilan motornya lebih nyentrik harus mengubah total kerangka sepedanya.
“Tergantung konsumen, ada yang hanya bagian rodanya saja. Ada juga sampai ke kerangka body-nya. Karena ini motor lawas, jadi kalau totalitas harus di reparasi semuanya,” ucap reparator Honda CB di Lumajang, Moch. Adit.
Biasanya, modifikasi motor Honda CB ini trennya menjadi japs style atau cafe racer. Style ini identik dengan bagian tangki dibuat lebih ramping dan memanjang, supaya pengendara lebih nyaman. Kemudian joknya yang rendah dan di bagian belakang dibuat melengkung.
Untuk modifikasi motor CB ini, biasanya menghabiskan uang hingga jutaan rupiah. Untuk tangkinya saja bisa Rp 650 ribu. Belum perlengkapan lainnya yang membutuhkan banyak uang.
Namun, pecinta CB justru merasa senang. Jika kuda besinya itu tampil garang di jalanan. Bahkan, ketika sudah dimodifikasi harga jualnya mencapai puluhan juta.
“Biasanya banyak orang yang jual murah, kemudian di modifikasi dan dijual lagi. Harganya fantastis, bisa balik modal dari hasil modifikasi,” pungkasnya. (dea/c2/nur)
Editor : Halo Jember