HALOJEMBER.COM - Sebagai pengobatan alternatif, bekam adalah pilihan terbaik bagi orang-orang yang ingin sehat dengan sunah Nabi Muhammad.
Alih-alih ditakuti beberapa orang, sampai saat ini belum pernah ada keluhan efek samping setelah bekam.
BACA JUGA: Alternatif Buang Sampah Metabolisme, Perempuan Lebih Dianjurkan Bekam
Ada titik-titik sunah dan keluhan yang menjadi target pengeluaran darah kotor.
Hafiludin, terapis bekam yang sudah bersertifikat Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI), menjelaskan, screening awal adalah hal yang wajib dilakukan.
Sebelum bekam, perlu dilakukan cek tensi darah, menanyakan riwayat penyakit atau keluhan, hingga usia pasien.
"Hasil screening itu akan menentukan titik-titik bekamnya," jelas pria yang akrab disapa Hafidz itu.
Terlepas dari 13 titik sunah bekam, pasien yang memiliki keluhan khusus akan dibekam pada titik tersebut. Jika keluhannya cukup banyak, titik bekamnya bisa sampai 25 titik.
"Yang wajib diambil adalah titik sunah di pundak, tengkuk, lurusnya jantung dan paru-paru, punggung bawah, serta betis kaki. Ditambah titik keluhan untuk memaksimalkan hasilnya," ulas owner Jember Bekam itu.
BACA JUGA: Apa itu Metabolic Syndrome? Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya
Biasanya, dia melakukan pijat getar elektrik dan pijat seluncur kop terlebih dahulu agar tubuh pasien lebih rileks dan tidak kaget saat perlukaan.
Untuk mengumpulkan darah kotor pada titik bekam, jelasnya, area target dikop dulu sekira lima sampai sepuluh menit. Barulah ditusuk menggunakan lanset bekam.
"Perlukaan atau penusukan bebas melingkar searah jarum jam hingga mengecil sampai titik tengahnya," urai pemuda asal Pulau Garam itu.
Editor : Halo Jember